REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — FIFA resmi mengumumkan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 pada laman resminya Rabu (9/9/2026) dan akun Instagram resminya @fifaworldcup pada Kamis (10/9/2026). Turnamen ini akan mempertemukan tim nasional dari seluruh Asia Tenggara serta negara-negara tamu dari Asia dalam turnamen yang berlangsung 24 September hingga 5 Oktober. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1 dan Hong Kong menggelar laga Divisi 2.
Format ini dirancang FIFA untuk menyajikan sepak bola internasional berkualitas tinggi, mempererat hubungan antarnegara di kawasan, serta menciptakan peluang baru bagi para penggemar untuk lebih terlibat dalam sepak bola.
Divisi 1, yang akan diselenggarakan oleh Indonesia, juga akan diikuti oleh Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, serta dua tim tamu, yaitu Bangladesh dan Pakistan. Sementara, Divisi 2 akan menampilkan tuan rumah Hong Kong bersama Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Timor-Leste.
Setiap divisi akan dibagi menjadi dua grup, di mana tim-tim akan saling berhadapan dalam format single round-robin (setiap tim bertemu satu kali). Juara dari masing-masing grup akan melaju ke babak final di divisinya untuk memperebutkan trofi, sedangkan tim yang menempati posisi runner-up grup di Indonesia juga akan bertanding dalam laga perebutan tempat ketiga.
“FIFA ASEAN Cup diluncurkan untuk memberikan kesempatan kompetitif yang bermakna bagi tim nasional dalam kalender pertandingan internasional Putra, sekaligus memberi pemain peluang untuk mewakili negara mereka dalam persaingan regional yang sengit. Turnamen ini akan memperkuat ikatan sepak bola di seluruh Asia Tenggara serta menghadirkan momen-momen tak terlupakan dan aksi sepak bola internasional yang fantastis bagi para penggemar di seluruh kawasan,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino.
Indonesia siap
PSSI memastikan seluruh fasilitas yang akan digunakan dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat dipersiapkan secara maksimal. Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan, persiapan tidak hanya mencakup stadion pertandingan, tetapi juga lapangan latihan, keamanan, hingga kebutuhan nonteknis para peserta.