[Foto] Kalimantan dan Sumatera Membara, Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla - Foto Katadata.co.id

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kalimantan dan Sumatera. Kobaran api nampak melalap pepohonan di kawasan belantara hutan sehingga membuat kepulan asap membumbung tinggi dan menyelimuti sejumlah wilayah di kawasan ini.

Personel gabungan mulai dari pemadam kebakaran, Basarnas, TNI, Polri, personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan hingga relawan dan warga setempat turut berjibaku dalam memadamkan lahan yang terbakar.

Dalam memaksimalkan upaya pemadaman api pemerintah melakukan modifikasi cuaca dan mengerahkan pesawat serta helikopter untuk dilakukan penyiraman air melalui metode water bombing dari udara.

Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

Sementara itu di Kalimantan total area hutan dan lahan yang terbakar mencapai 1.511,55 hektare, tersebar tiga provinsi yang di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/foc.

Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara.

Api membakar lahan di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara, serta enam helikopter untuk pemadaman karhutla melalui udara.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/foc.

Api membakar lahan di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara, serta enam helikopter untuk pemadaman karhutla melalui udara.

Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/foc.

Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara.

Petugas pemadam berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng mencapai 5.186,51 hektare dari 1.837 kejadian sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/kye

Petugas pemadam berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng mencapai 5.186,51 hektare dari 1.837 kejadian sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026.

Warga berupaya memadamkan Kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 422,91 hektare dalam 325 kejadian sejak penetapan status siaga darurat pada 1 Juni hingga 23 Agustus 2026.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom.

Warga berupaya memadamkan Kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 422,91 hektare dalam 325 kejadian sejak penetapan status siaga darurat pada 1 Juni hingga 23 Agustus 2026.

Warga mengendarai sepeda motor di sekitar lahan yang terbakar di Kelurahan Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng mencapai 5.186,51 hektare dari 1.837 kejadian sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/kye

Warga mengendarai sepeda motor di sekitar lahan yang terbakar di Kelurahan Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng mencapai 5.186,51 hektare dari 1.837 kejadian sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026.

Personel menurunkan bantuan sarana dan prasarana alat pemadam api dari pesawat Hercules C-130 saat tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026). Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan 100 unit pompa air dan sejumlah peralatan pendukung yang akan digunakan untuk menangani karhutla di wilayah Kaltim.

ANTARA FOTO/Angga Palguna/nz

Personel menurunkan bantuan sarana dan prasarana alat pemadam api dari pesawat Hercules C-130 saat tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026). Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan 100 unit pompa air dan sejumlah peralatan pendukung yang akan digunakan untuk menangani karhutla di wilayah Kaltim.

Personel TNI menurunkan bantuan sarana dan prasarana alat pemadam api dari pesawat Hercules C-130 saat tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026). Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan 100 unit pompa air dan sejumlah peralatan pendukung yang akan digunakan untuk menangani karhutla di wilayah Kaltim.

ANTARA FOTO/Angga Palguna/nz

Personel TNI menurunkan bantuan sarana dan prasarana alat pemadam api dari pesawat Hercules C-130 saat tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026). Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan 100 unit pompa air dan sejumlah peralatan pendukung yang akan digunakan untuk menangani karhutla di wilayah Kaltim.

Personel Daops Manggala Agni menyiapkan water tank atau penampung air di lokasi pemadaman karhutla di Sekunder C, Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026). Daops Manggala Agni Kalimantan VIII/Pontianak menggunakan tangki air portabel untuk menampung lima ribu liter air yang dicampur dengan racun api guna membantu mempercepat pemadaman kebakaran di lahan gambut di lokasi tersebut yang telah berlangsung selama lima hari.

ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/wsj

Personel Daops Manggala Agni menyiapkan water tank atau penampung air di lokasi pemadaman karhutla di Sekunder C, Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026). Daops Manggala Agni Kalimantan VIII/Pontianak menggunakan tangki air portabel untuk menampung lima ribu liter air yang dicampur dengan racun api guna membantu mempercepat pemadaman kebakaran di lahan gambut di lokasi tersebut yang telah berlangsung selama lima hari.

Personel Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak berjalan di lokasi lahan gambut yang terbakar di Sekunder C, Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026). Kementerian Kehutanan mengerahkan 758 personel Manggala Agni yang diperkuat 45 personel tambahan dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan Selatan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/foc.

Personel Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak berjalan di lokasi lahan gambut yang terbakar di Sekunder C, Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026). Kementerian Kehutanan mengerahkan 758 personel Manggala Agni yang diperkuat 45 personel tambahan dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan Selatan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Pengendara melintas di Jembatan Kahayan yang diselimuti asap dampak kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026). Berdasarkan data citra satelit Himawari-9 pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat 13:00 WIB terdeteksi asap di wilayah Kalimantan Tengah dengan sebaran bergerak ke arah barat laut dan utara.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nym.

Pengendara melintas di Jembatan Kahayan yang diselimuti asap dampak kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026). Berdasarkan data citra satelit Himawari-9 pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat 13:00 WIB terdeteksi asap di wilayah Kalimantan Tengah dengan sebaran bergerak ke arah barat laut dan utara.

Kendaraan melintas di Jembatan Kahayan yang diselimuti asap dampak kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026). Berdasarkan data citra satelit Himawari-9 pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat 13:00 WIB terdeteksi asap di wilayah Kalimantan Tengah dengan sebaran bergerak ke arah barat laut dan utara.

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nym.

Kendaraan melintas di Jembatan Kahayan yang diselimuti asap dampak kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026). Berdasarkan data citra satelit Himawari-9 pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat 13:00 WIB terdeteksi asap di wilayah Kalimantan Tengah dengan sebaran bergerak ke arah barat laut dan utara.

Foto udara kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye

Foto udara kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye

Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye

Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare, terdiri atas 1.857,7 hektare lahan mineral dan 68,5 hektare lahan gambut.

Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI-Lahat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan tiga regu personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar 50 hektare di daerah tersebut yang terjadi sejak 15 hari yang lalu.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym

Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI-Lahat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan tiga regu personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar 50 hektare di daerah tersebut yang terjadi sejak 15 hari yang lalu.

Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI-Lahat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan tiga regu personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar 50 hektare di daerah tersebut yang terjadi sejak 15 hari yang lalu.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym

Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI-Lahat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan tiga regu personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar 50 hektare di daerah tersebut yang terjadi sejak 15 hari yang lalu.

Foto udara Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera IX-Kota Jambi melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan tiga regu personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar 50 hektare di daerah tersebut yang terjadi sejak 15 hari yang lalu.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym

Foto udara Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera IX-Kota Jambi melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan tiga regu personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar 50 hektare di daerah tersebut yang terjadi sejak 15 hari yang lalu.

Foto udara kawasan Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan luas kebakaran lahan yang masih menyala di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, sedangkan kabut asap menutupi kota Palembang terindikasi berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

Foto udara kawasan Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan luas kebakaran lahan yang masih menyala di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, sedangkan kabut asap menutupi kota Palembang terindikasi berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan luas kebakaran lahan yang masih menyala di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, sedangkan kabut asap menutupi kota Palembang terindikasi berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan luas kebakaran lahan yang masih menyala di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, sedangkan kabut asap menutupi kota Palembang terindikasi berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan luas kebakaran lahan yang masih menyala di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, sedangkan kabut asap menutupi kota Palembang terindikasi berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan luas kebakaran lahan yang masih menyala di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, sedangkan kabut asap menutupi kota Palembang terindikasi berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir