Padangsidimpuan (ANTARA) - Pasangan asal Aceh, T. Faisal Laksamana (65) dan dr. Indriati (61), menghadapi tantangan baru dalam perjalanan The Great Overland Journey setelah kendaraan yang mereka gunakan untuk keliling dunia mengalami kendala ketersediaan suku cadang saat hendak melanjutkan perjalanan dari Thailand menuju Laos.
Keduanya melakukan servis kendaraan di salah satu dealer Toyota di Chiang Rai, Thailand, Kamis, untuk memastikan mobil tetap dalam kondisi prima setelah menempuh perjalanan lintas negara. Namun, dealer tersebut tidak memiliki filter oli yang sesuai dengan kendaraan mereka.
Pihak dealer menyebutkan filter oli harus didatangkan dari Bangkok dan diperkirakan baru tiba sekitar tiga hari kemudian. Kondisi tersebut tidak memungkinkan bagi Faisal dan Indriati yang harus melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Thailand-Laos.Mereka kemudian diarahkan membeli filter oli di toko Cockpit Chiang Rai. Namun, pihak dealer menyatakan tidak dapat memasang filter yang dibeli dari luar.
Tidak ingin menunggu, pasangan Kakek - Nenek yang saat ini tinggal di Kota "Salak" Padangsidimpuan ini melanjutkan perjalanan dan sekitar delapan kilometer kemudian menemukan dealer Toyota lainnya. Di tempat tersebut, servis kendaraan dapat dilakukan hingga selesai sehingga perjalanan menuju perbatasan Chiang Khong dapat dilanjutkan.
Setelah kendaraan dipastikan siap, Faisal dan Indriati bergerak menuju Border Chiang Khong, Thailand, untuk menyeberang ke Huay Xai, Laos.Pengalaman sebelumnya sempat tertahan tiga hari di perbatasan Pangkalan Hulu, Malaysia, membuat keduanya sempat khawatir proses lintas batas kembali menghadapi kendala.
Namun, kekhawatiran tersebut tidak terjadi. Proses keluar Thailand dan masuk Laos melalui perbatasan Chiang Khong berlangsung lancar. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan hingga tiba dan bermalam di Luang Namtha, Laos.
Dalam perjalanan menuju Laos, pasangan tersebut juga bertemu dengan sejumlah sesama pelintas jalur darat dari Selangor, Malaysia, Australia, Spanyol dan Singapura yang memiliki tujuan perjalanan menuju kawasan Boten, Laos.
Faisal mengatakan pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi pelaku perjalanan overland menggunakan kendaraan pribadi. Menurutnya, ketersediaan suku cadang kendaraan di setiap negara perlu menjadi perhatian karena tidak selalu sama dengan di Indonesia.
“Untuk yang mau melakukan perjalanan overland, sebaiknya membawa suku cadang kecil yang penting, termasuk filter oli, sebagai cadangan. Jangan hanya mengandalkan ketersediaan suku cadang di negara yang kita datangi,” ujarnya kepada Antara Biro Sumut selaku media partner, Minggu.
Faisal dan Indriati kini melanjutkan perjalanan di Laos sebagai bagian dari ekspedisi panjang dari Indonesia menuju sejumlah negara di Asia, Timur Tengah hingga Eropa. Mereka berharap pengalaman menghadapi berbagai kendala selama perjalanan dapat menjadi informasi dan pembelajaran bagi masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan lintas negara menggunakan kendaraan pribadi.
Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.