Foto Lingerie Disebut Memalukan, Megan Fox Balas soal Mantan

Bagikan:

JAKARTA - Megan Fox tak tinggal diam setelah foto-fotonya mengenakan lingerie hitam disebut memalukan bagi seorang ibu berusia 40 tahun. Ia membalas komentar itu dengan sindiran singkat soal mantannya.

E! News dikutip Selasa, 21 Juli, menyebut bintang Transformers tersebut mengunggah sejumlah foto di Instagram pada 17 Juli.

Salah satu pengguna media sosial kemudian menulis komentar bernada mengejek. Ia menyebut unggahan itu “sangat memalukan bagi seorang ibu berusia 40 tahun” dan menyamakannya dengan unggahan Tumblr remaja berusia 16 tahun.

Fox menjawab pendek.

“Ini mantan saya yang mana?” tulisnya.

Fox memiliki tiga anak bersama mantan suaminya, Brian Austin Green, yakni Noah, 13 tahun, Bodhi, 12 tahun, dan Journey, 9 tahun. Ia juga memiliki Saga Blade, 15 bulan, bersama mantan pasangannya, Machine Gun Kelly.

Fox sebelumnya juga terbuka soal rasa tidak aman terhadap tubuhnya selama hidup di bawah sorotan publik.

“Kita mungkin melihat seseorang dan berpikir, ‘Orang itu sangat cantik. Hidupnya pasti mudah,’” kata Fox kepada British GQ pada 2021.

ujarnya.

BACA JUGA:


“Namun, kemungkinan besar mereka tidak merasa seperti itu terhadap diri mereka sendiri.”

Fox mengaku mengalami dismorfia tubuh. Kondisi ini membuat seseorang terus merasa sangat terganggu oleh kekurangan pada penampilannya, meski kekurangan tersebut kecil atau tidak terlihat oleh orang lain.

“Saya mengalami dismorfia tubuh. Saya memiliki banyak rasa tidak aman yang mendalam,” ujarnya.

Fox mengatakan ia sempat tidak keluar rumah untuk beberapa waktu. Selama masa itu, ia berusaha memahami perlakuan buruk yang dialaminya pada awal karier.

Menurut Megan Fox, pengalaman seperti itu mudah membuat seseorang terus merasa menjadi korban.

“Itu naluri dan respons pertama. Namun, cara berpikir seperti itu tidak membantu dan justru membuat hidup terasa menyedihkan,” katanya.

Fox mengatakan telah bekerja keras untuk berhenti melihat dirinya sebagai korban dan memilih memandang pengalaman buruk tersebut sebagai pelajaran.

“Saya bekerja keras untuk melepaskan perasaan sebagai korban dan menyadari bahwa pengalaman itu adalah pelajaran,” ujarnya.

Ia menilai pengalaman tersebut membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih menarik dan membuatnya tidak perlu terus menderita karena masa lalu.

“Itulah satu hal dalam hidup yang benar-benar saya usahakan. Saya merasa sudah terbebas darinya,” kata Fox.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+