Gubernur Kalbar ajak Pemda kawal program prioritas Nasional - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota memperkuat kolaborasi dalam mengawal program prioritas nasional agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Saya tidak ingin rapat kerja ini hanya berakhir pada kesimpulan dan dokumentasi. Setelah rapat ini, setiap daerah wajib memiliki rencana aksi yang konkret," kata Ria Norsan saat memimpin Rapat Kerja Gubernur bersama Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.

Menurut dia, program prioritas presiden harus diterjemahkan pemerintah daerah melalui langkah konkret, terukur, serta memiliki kejelasan mengenai sasaran, penanggung jawab, lokasi, target, dan manfaat bagi masyarakat.

Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota mengubah pola kerja dari pendekatan sektoral menjadi lintas sektor serta lebih berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan di daerah.

Sejumlah program prioritas nasional yang menjadi perhatian bersama meliputi percepatan investasi, pengendalian inflasi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan perumahan, penguatan Koperasi Merah Putih, ketahanan pangan, hingga penanganan tuberkulosis.

Menurut Norsan, seluruh program tersebut harus dipandang sebagai satu ekosistem pembangunan yang saling berkaitan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sektor investasi, ia meminta pemerintah daerah memastikan pertumbuhan ekonomi mampu menciptakan lapangan kerja serta memberikan manfaat bagi perekonomian lokal.

Sementara dalam pelaksanaan Program MBG, Norsan mendorong penggunaan bahan pangan dari petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan masyarakat daerah.

Ia juga meminta kabupaten dan kota memperkuat kerja sama antarwilayah dalam menjaga ketersediaan pangan dan pengendalian inflasi, terutama menghadapi potensi gangguan produksi akibat musim kemarau.

Selain mengawal program nasional, rapat kerja tersebut juga membahas berbagai persoalan strategis daerah, termasuk kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

"Program-program prioritas ini harus kita pandang sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang saling terhubung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Norsan.
 

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.