Ilustrasi siswa mengikuti kegiatan pramuka.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Karakter mandiri, disiplin, kreatif, dan berintegritas yang ditanamkan melalui Pramuka menjadi modal bagi generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Andi Sudirman mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus bekerja keras dalam mengejar cita-cita. Ia meyakini pendidikan karakter dalam Gerakan Pramuka dapat membentuk generasi muda yang tidak mudah bergantung kepada orang lain.
"Kalian cikal bakal untuk Indonesia Emas. Saya yakin anak Pramuka anak yang mandiri," ujar Andi Sudirman dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone, dikutip dari keterangannya di Makassar, Senin.
Menurut Andi Sudirman, kemandirian menjadi salah satu karakter yang dibutuhkan generasi muda untuk menghadapi perubahan zaman. Namun, kemandirian tersebut harus berjalan beriringan dengan kemampuan bekerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia karena itu mendorong Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan terus hadir dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Anggota Pramuka diharapkan tidak hanya mendapatkan pendidikan melalui kegiatan internal organisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam persoalan yang dihadapi masyarakat.
Gerakan Pramuka juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kemampuan tersebut diperlukan agar pendidikan karakter yang menjadi kekuatan Pramuka tetap relevan dengan kehidupan generasi muda yang semakin dekat dengan dunia digital.
Adaptasi terhadap teknologi, menurut Andi Sudirman, perlu disertai kreativitas dan inovasi. Anggota Pramuka harus mampu mencari jalan keluar ketika menghadapi persoalan dan tidak mudah menyerah ketika menemui keterbatasan.
"Anak Pramuka tidak mati akal, tidak kehabisan ide, kasih sayang ke sesama dan selalu kompak," pesannya.
Selain kemampuan beradaptasi, Andi Sudirman menekankan kepedulian terhadap alam sebagai bagian penting dari karakter anggota Pramuka. Nilai cinta alam tidak cukup berhenti sebagai semboyan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan.
"Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia harus kita wujudkan secara nyata," kata Andi Sudirman.
sumber : Antara