Hindia-Denny Caknan Sukses Meriahkan Festival Musik Perayaan HUT RI

Jakarta -

Satu lagi festival musik yang menghebohkan Jakarta. Bertajuk +62 Coffee R-I Fest 2026, acara itu diselenggarakan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian +62 Coffee R-I Fest 2026 berlangsung selama tiga hari sejak 14 Agustus. Festival musik itu sukses digelar di Open Space & Gambir Expo, JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Sejak hari pertama, kawasan JIExpo Kemayoran begitu dipadati pengunjung. Panggungnya kala itu dimeriahkan Masdddho, Tony Q, Tipe-X, Guyon Waton, Denny Caknan, dan NDX AKA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu pada hari kedua festival musik diramaikan Aldi Taher, Souljah, RumahSakit, The Changcuters, Iwan Fals & Band, hingga kolaborasi Dewa 19 feat Ello. Sampai akhirnya Juicy Luicy, For Revenge, The Adams, Feast, Hindia, Perunggu, dan Feel Koplo menutup panggung dengan penampilan yang tak kalah meriah.

Konsep besar +62 Coffee R-I Fest 2026 dirangkum dalam tiga tema berbeda di tiap harinya, yaitu Kolaborasi Tanah Jawa, Kolaborasi 90-an, dan Kolaborasi Tanah Air. Sinergi antara musik dan kopi menjadi benang merah utama penyelenggaraan, mengingat keduanya sama-sama lekat dengan keseharian anak muda Indonesia.

Pihak sponsor menyambut bahagia kehebohan festival musik menyemarakkan kemerdekaan Indonesia.

"Tentunya senang ya, sama bangga. Karena ini kan kita pertama kali ikut event yang sangat besar dan antusiasnya positif, khususnya anak muda mau cobain kopi +62, dan hari ini ramai banget juga," kata Head of Department +62 Coffee, Restu.

Selain panggung musik, festival ini juga memperkenalkan Poskopi +62, sebuah coffee truck mobile yang dirancang untuk menjangkau lokasi-lokasi yang selama ini sulit dijangkau oleh gerai kopi. Konsep yang diusung itu berfokus pada healthy drink.

"Secara konsep produk sebenarnya kita saat ini masih sama, cuma mungkin experience-nya berbeda. Kalau +62 Coffee store itu mungkin kita bisa nikmati pelayanan dan tempatnya juga fasilitas, namun untuk Poskopi +62 ini lebih ke mobile, bisa menjangkau tempat-tempat yang agak susah dijangkau," ujar Restu.

(mau/pus)