Koba, Babel, (ANTARA) - Inspektorat Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan uji petik tata kelola keuangan pada lima desa di Kecamatan Pangkalanbaru, sebagai upaya mengantisipasi penyelewengan dan kebocoran dana desa melalui penguatan pengawasan sejak dini.
Inspektur Daerah Bangka Tengah Pangihutan Sihombing di Koba, Rabu, mengatakan uji petik bertujuan memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai ketentuan serta mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.
"Kami sedang melakukan uji petik pendampingan tata kelola keuangan di lima desa di Pangkalanbaru, sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan agar pengelolaan dana desa tetap akuntabel," katanya.
Menurut dia, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan, tetapi juga pembinaan kepada pemerintah desa agar setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan pengawasan berbasis pencegahan lebih diutamakan dibandingkan penindakan karena dapat meminimalkan potensi penyelewengan maupun kebocoran anggaran sejak awal pelaksanaan program.
Inspektorat juga memperkuat pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) melalui pemetaan risiko menggunakan aplikasi Semindari.
Melalui aplikasi tersebut, setiap OPD diwajibkan mengidentifikasi tingkat risiko setiap kegiatan sebagai dasar penyusunan langkah pengendalian.
"Berdasarkan aplikasi ini, kita akan memilah kegiatan yang berisiko tinggi, sedang, maupun rendah dan yang paling penting adalah memetakan risiko sejak awal agar setiap kegiatan memiliki pengendalian," ujarnya.
Pihaknya juga membuka layanan konseling bagi OPD untuk memberikan pendampingan dalam penyelesaian persoalan administrasi dan tata kelola keuangan sehingga potensi kesalahan dapat dicegah sebelum menjadi temuan pemeriksaan.
Ia berharap penguatan pengawasan di tingkat desa maupun OPD mampu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.