Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun, Dirut Agrinas: Saya Tidak Pernah Diajak Bicara

Kamis, 23 Juli 2026, 20:19 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Utama PT Agrinas Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota akhirnya buka suara mengenai polemik pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Ia mengaku tidak mengetahui pembahasan mengenai pengadaan tersebut.

Joao menegaskan dirinya sama sekali tidak terlibat dalam pembicaraan terkait isu yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik hingga menjadi sorotan DPR. Menurutnya, pihak yang pertama kali menyampaikan informasi tersebut lebih tepat dimintai penjelasan.

"Saya enggak tahu. Saya enggak tahu dia ngomong di mana, saya juga baca berita, saya lihat ini, ya udah biarin aja orang enggak ada urusan sama saya ngapain saya urusin," kata Joao kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/7/2026).

Saat kembali ditanya apakah anggaran pengadaan kipas angin berada di bawah Agrinas, Joao tetap enggan memberikan jawaban langsung. Ia kembali mengarahkan pertanyaan kepada pihak yang pertama kali memunculkan isu tersebut.

"Kipas kan bukan saya ngomong. Tanya sama yang ngomong gitu," ujarnya.

Meski terus mendapat pertanyaan dari awak media, Joao mempertahankan jawaban yang sama. Ia menegaskan dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan mengenai pengadaan kipas angin tersebut.

"Orang saya enggak diajak ngomong kok, saya enggak tahu, dia ngomong sendiri, tanya sama yang ngomong dong," katanya.

Di sisi lain, Joao menjelaskan PT Agrinas Nusantara memang mendapat penugasan pemerintah dalam program Kopdes Merah Putih. Perusahaan tersebut bertanggung jawab mulai dari pembangunan, pengadaan hingga pengelolaan koperasi selama dua tahun.

"Kan kita kan ditugaskan untuk mengelola selama dua tahun. Kita ditugaskan dari pembangunan, pengadaan, dan menjalankannya selama dua tahun," ujar Joao.

Ia juga menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Baca Juga: Prabowo Ubah Skema Penyaluran Bansos, Mulai September Lewat Koperasi Merah Putih

Polemik pengadaan kipas angin sebelumnya mencuat setelah Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mempertanyakan kabar pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono pada 15 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut, Mufti menyatakan tidak menemukan informasi resmi dari pemerintah mengenai pengadaan tersebut. Menanggapi hal itu, Ferry Juliantono menegaskan pengadaan kipas angin bukan berada di bawah kewenangan Kementerian Koperasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar berhati-hati dalam proses pengadaan barang untuk program Kopdes Merah Putih guna mencegah potensi penyimpangan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama