Jatim berangkatkan 45 siswa mengikuti LKS Dikmen Nasional 2026 - ANTARA News Kalimantan Barat

Surabaya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengirim 45 siswa dari 29 sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri dan swasta untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026.

"Saya sudah meninjau seluruh persiapan LKS Dikmen, khususnya pelaksanaan daring di SMKN 1 Buduran, sekaligus melihat simulasi yang dilakukan peserta. Secara umum semuanya sudah siap," ujar Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, Rabu.

Sebanyak 45 siswa tersebut akan mengikuti 38 bidang kompetensi yang digelar secara hybrid, yakni 19 bidang secara daring dan 19 bidang secara luring yang terdiri atas 18 bidang lomba serta satu bidang eksibisi Artificial Intelligence (AI).

Pelaksanaan LKS Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2026. Untuk lomba daring, Dindik Jatim memusatkan kegiatan di SMKN 1 Buduran, SMKN 2 Buduran, dan SMKN 3 Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Sementara itu, lomba luring akan digelar di sejumlah lokasi di Jakarta, Depok, dan Banten, antara lain di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Depok, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DKI Jakarta, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Banten, United Tractors, serta SMKN 4, SMKN 26, dan SMKN 57 Jakarta.

Aries menjelaskan sebanyak 21 peserta akan mengikuti lomba daring, sedangkan 24 peserta lainnya mengikuti lomba luring dan eksibisi AI.

Kompetensi yang diikuti meliputi teknologi digital, teknik dan rekayasa, konstruksi, otomotif, ketenagalistrikan, desain, kesehatan, pariwisata, kecantikan, kemaritiman, pertanian, hingga kompetensi unggulan SMK lainnya.

Khusus bidang eksibisi AI, Jawa Timur diwakili tiga siswa SMK Telkom Sidoarjo yang dijadwalkan tampil pada 29 Juli 2026 di SMKN 4 Jakarta Utara.

Menurut Aries, persiapan kontingen telah dilakukan melalui simulasi lomba daring pada 20-21 Juli untuk menguji kesiapan peserta, perangkat, jaringan, dan mekanisme perlombaan. Sementara itu, alat dan bahan peserta luring mulai dikirim ke Jakarta dan Depok pada 22 Juli agar tiba sebelum orientasi.

Pada 24 Juli, seluruh kontingen akan mengikuti training center (TC) dan pelepasan resmi di Hotel Leedon Surabaya yang meliputi pengecekan administrasi, pembagian atribut, pengarahan teknis, serta penguatan mental peserta.

Kontingen luring dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 24 Juli malam, sedangkan peserta daring akan berkumpul di kompleks SMKN Buduran pada 26 Juli untuk mengikuti technical meeting sebelum kompetisi dimulai.

"Kami belum bisa menargetkan emas karena format lomba berubah menjadi daring dan luring. Yang kami harapkan adalah memperoleh prestasi sebanyak-banyaknya dengan persiapan matang yang sudah kami siapkan," kata Aries.

Ia menambahkan, Dindik Jatim terus memastikan kesiapan peserta melalui simulasi, TC, dan technical meeting, sekaligus mengawal kelengkapan administrasi, keamanan alat dan bahan, transportasi, akomodasi, kesehatan, hingga penguatan mental seluruh kontingen.

"Dengan persiapan yang terukur dan pendampingan yang maksimal, kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan sehat, percaya diri, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional," katanya.

Pewarta: Willi Irawan
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.