Senin, 5 Oktober 2026 - 17:20 WIB
VIVA – Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes menegaskan ambisinya untuk memenangkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 saat menghadapi Thailand di final, Senin, 5 Oktober 2026. Paes menyebut kesempatan meraih gelar di depan rakyat Indonesia sangat berarti setelah perjuangan tim melewati fase grup hingga mencapai partai puncak.
Baca Juga
Perjalanan Indonesia menuju final tidak mudah. Beberapa hari sebelumnya, skuad Garuda harus mengalahkan Bangladesh dengan selisih tujuh gol untuk memastikan tiket ke final. Indonesia akhirnya menang 9-2 dalam pertandingan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Paes mengaku suasana setelah kemenangan itu mengingatkannya pada perjuangan saat kualifikasi Piala Dunia. Menurut dia, dukungan dari tribun membuat momen tersebut sulit untuk digambarkan dengan kata-kata.
Baca Juga
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes usai Laga Indonesia Vs Malaysia
Photo :
- Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id
“Beberapa hari lalu kami harus mengalahkan Bangladesh dengan selisih tujuh gol hanya untuk sampai ke sini. Kami menang 9-2. Perayaan setelahnya terasa seperti kualifikasi Piala Dunia lagi. Anda melihat ke tribun, melihat wajah para pendukung, dan tidak ada kata-kata untuk perasaan itu,” kata Paes melalui Linkedin pribadinya.
Baca Juga
Bagi Paes, kesempatan tampil di final sekaligus memburu trofi menjadi sesuatu yang penting dalam perjalanan kariernya. Kiper Ajax Amsterdam tersebut berharap peluang tersebut bisa diwujudkan bersama Timnas Indonesia.
“Kamu jadi pemain sepak bola untuk memenangkan trofi, dan saya belum banyak memenangkan dalam karier saya. Memiliki kesempatan untuk memenangkan satu di sini, di edisi pertama Piala ASEAN FIFA, di depan rakyat kita sendiri, sangat berarti,” ujarnya.
Paes juga menyoroti kebersamaan yang terbangun di dalam skuad Indonesia selama turnamen. Ia menyebut pengalaman bersama tim dalam beberapa pekan terakhir bukan hanya tentang pertandingan sepak bola.
Salah satu momen yang berkesan baginya terjadi sebelum pertandingan melawan Malaysia. Seorang fisioterapis tim memberikan pidato yang menurut Paes datang langsung dari hati. Fisioterapis tersebut juga mengajarinya lagu ketika Paes sedang menjalani perawatan di meja pijat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Itulah tim ini bagi saya: latar belakang berbeda yang bersatu sebagai satu kelompok,” kata Paes.
Dari sisi hasil, Paes melihat perkembangan positif Timnas Indonesia. Ia menyoroti catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, serta dua clean sheet ketika menghadapi rival langsung.
Halaman Selanjutnya
Menurut Paes, rangkaian pertandingan tersebut menunjukkan bahwa skuad Indonesia terus mengalami perkembangan dan semakin matang dari laga ke laga.