Minggu, 19 Juli 2026 - 20:15 WIB
Riau, VIVA – Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus menggaungkan gerakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kampanye pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat.
Baca Juga
Pesan tersebut menjadi fokus dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pekanbaru, Riau, Minggu, 19 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan mengatakan upaya mencegah karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dan satwa liar.
Baca Juga
“Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Melalui tema Riau Lawan Karhutla, mari kita bersama-sama menjaga gajah, menjaga harimau, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari,” kata Herry.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau juga mengusung implementasi program Green Policing. Sebagai bagian dari kampanye tersebut, peserta menerima boneka anak gajah Nona Seroja yang menjadi ikon konservasi satwa liar di Riau, serta bibit pohon trembesi yang diharapkan dapat ditanam sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan pencegahan karhutla.
Baca Juga
Herry mengajak masyarakat menjadikan momentum itu sebagai upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
“Hari ini kita berkumpul untuk menjadi lebih baik. Mari kita lupakan semua pikiran buruk dan bergerak bersama membangun energi positif. Terima kasih kepada seluruh runners yang telah hadir dan menjadi bagian dari gerakan ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Menurut Herry, kondisi udara yang sejuk di Pekanbaru setelah hujan menjadi pengingat bahwa alam akan memberikan manfaat apabila dijaga bersama.
“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Seperti hujan yang turun tadi malam sehingga udara pagi ini menjadi sejuk. Itu adalah pengingat bahwa manusia dan alam harus hidup berdampingan,” kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gerakan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menilai kampanye bertema Riau Lawan Karhutla menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun menjadi perhatian di wilayah tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Riau Bhayangkara Run 2026. Melalui kegiatan ini kita menyampaikan pesan bahwa kita bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan demi menjaga Riau tetap hijau,” ujar SF Hariyanto.
Halaman Selanjutnya
Kampanye lingkungan tersebut dikemas dalam rangkaian Riau Bhayangkara Run 2026 yang diikuti 15.080 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, yakni Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura.