Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membidik lokasi potensi sumber hidrogen yang terbentuk secara alami atau disebut white hydrogen di Sulawesi.
Langkah tersebut merespons yang disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie terkait Indonesia memiliki potensi hidrogen alami yang besar.
"Jadi beliau (Wamendiktisaintek) memberikan insight yang sangat bagus sekali untuk white hydrogen, potensinya ada di Tanjung Api (Sulawesi Tengah)," ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi ditemui di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menginisiasi rancangan keputusan menteri (Kepmen) yang akan menjadi dasar pelaksanaan survei potensi hidrogen alami di Indonesia.
"Jadi itu bersamaan juga dengan kita di Kementerian ESDM, saya dengan Pak Dirjen Migas sedang menginisiasi rancangan Kepmen untuk pelaksanaan survei," katanya.
Menurut Eniya, potensi hidrogen alami sebenarnya telah lama menjadi perhatian sejumlah peneliti. Namun, sumber daya tersebut belum banyak teridentifikasi karena kandungan hidrogen dalam aktivitas eksplorasi gas sebelumnya belum menjadi parameter yang diukur.
"Memang dari beberapa tahun lalu sudah ada periset yang dari Rusia itu datang ke Indonesia untuk melihat, sebetulnya di Indonesia banyak loh potensinya, cuma ga pernah diukur saja," katanya.
Ia menambahkan, masukan mengenai lokasi potensi white hydrogen di Sulawesi menjadi informasi untuk melakukan kajian lebih lanjut.
"Jadi pada saat kita mendapatkan gas, yang unsur hidrogennya tidak pernah diukur. Ini tadi Prof Stella memberikan pencerahan, oh ini lokasinya di sini, dan potensinya banyak sekali di Sulawesi," jelasnya.
Eniya menyebut, pengembangan hidrogen alami berpotensi memberikan manfaat bagi sistem energi daerah, termasuk mendukung pemanfaatan sumber daya energi lokal untuk pembangkitan listrik.
"Itu potensi kelistrikan di Sulawesi akan bisa termaksimalkan nanti dari sumber yang kita punya sendiri," ujarnya.
Lebih lanjut, ia memastikan kerja sama lintas kementerian dilakukan untuk memperkuat riset dan pemetaan lokasi potensi hidrogen alami.
"Baru rancangan untuk yang khusus survei geologi. Jadi Ditjen Migas, EBTKE sama Badan Geologi, terus mungkin nanti kita arrange lagi dengan Kemendiktisaintek," kata Eniya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian ESDM bidik potensi sumber hidrogen alami di Sulawesi
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.