Kementerian PPPA Dorong UMKM Naik Kelas, Apresiasi Peran Perempuan di Program TJSL Pelindo |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) merespons positif program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia yang memberikan perhatian bagi perempuan. Kementerian PPPA berharap dukungan yang diberikan Pelindo bisa membuat perempuan, terutama di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih mengatakan 64 persen dari UMKM ini adalah perempuan.  "Kita ingin UMKM ini naik kelas dengan meningkatan nilai jual itu sendiri, kehadiran Pelindo sejalan dengan pemerintah," ujarnya saat penyerahan bantuan di Museum Maritim Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Menurut Amurwani, kesempatan untuk peningkatan usaha bagi UMKM terbuka lebar. Ia lantas menceritakan saat hadir di forum APEC di Korsel beberapa waktu lalu. Indonesia mendapat tawaran kerja sama hubungan dagang dengan Filipina. "Jadi kami berharap produk-produk UMKM ini bisa memenuhi skala nasional hingga ekspor," ujarnya.

Amuwarni menekankan pemberian akses bantuan kepada perempuan bisa memberikan efek bersandar. Tidak hanya buat diri sendiri tapi juga lingkungan sekitar.  "Ketika perempuan mendapatkan akses dan kesempatan untuk berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” ujar Amurwani.

Selain mendukung langkah mendongkrak UMKM, Kementerian PPPA juga memberikan respons positif penyaluran bantuan pendidikan buat wilayah 3T dan penyandang disabilitas. Ia berharap bantuan ke wilayah 3T akan membuka akses informasi sehingga tak kalah dengan di kota.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperluas manfaat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui tiga inisiatif di bidang inklusi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

Pelaksanaan program tersebut mendapat perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), atas kuatnya keterlibatan perempuan sebagai penerima manfaat sekaligus penggerak program.

Ketiga program tersebut meliputi penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas, pelepasan relawan Port Captain Inspirasi 2026 ke wilayah 3T, serta bantuan sarana usaha bagi pelaku UMKM.