Kodam Pattimura tindak tegas oknum prajurit jadi calo penerimaan TNI - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Kodam XV/Pattimura menindak secara hukum seorang oknum prajurit berinisial Sertu LM yang diduga terlibat dalam praktik percaloan penerimaan prajurit TNI dengan menjanjikan kelulusan kepada calon prajurit.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika di Ambon, Selasa, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan satuan tempat oknum prajurit tersebut bertugas dan menyerahkan penanganannya kepada Polisi Militer.

"Memang benar yang bersangkutan merupakan anggota Puskodalopsdam XV/Pattimura. Kami sudah berkoordinasi dengan Dansatnya dan diketahui anggota tersebut sudah THTI (Tidak Hadir Tanpa Izin) lebih dari tiga hari, bahkan sekitar dua minggu, dan sudah dilaporkan ke pihak Pomdam," kata dia.

Menurut dia, dugaan keterlibatan Sertu LM dalam praktik percaloan penerimaan prajurit TNI dilakukan saat yang bersangkutan tidak hadir tanpa izin dari satuannya.

Saat ini, kata dia, satuan yang bersangkutan masih melakukan pencarian terhadap Sertu LM untuk memastikan keberadaannya sekaligus mendukung proses hukum yang berjalan.

"Pimpinan satuan yang bersangkutan juga tidak tinggal diam dengan persoalan ini. Langkah pertama yang diambil adalah melakukan pencarian ke orang-orang terdekatnya untuk mengetahui keberadaannya," ujarnya.

Adi menegaskan tindakan percaloan dalam proses penerimaan prajurit merupakan persoalan yang harus ditangani sesuai ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku di lingkungan TNI.

Kasus tersebut mencuat setelah seorang warga Saumlaki berinisial LR mengaku mengalami kerugian sebesar Rp18,35 juta setelah menyerahkan uang secara bertahap kepada Sertu LM.

Uang tersebut disebut diberikan karena adanya janji bahwa anak LR berinisial RR dapat diluluskan dalam proses seleksi penerimaan prajurit TNI. Namun, pada akhirnya RR dinyatakan tidak lulus dalam proses seleksi penerimaan prajurit TNI.

LR mengaku memiliki bukti transfer uang yang diberikan kepada Sertu LM dan berencana membawa persoalan tersebut ke Polisi Militer Kodam XV/Pattimura untuk memperoleh kejelasan serta penyelesaian sesuai ketentuan hukum.

Kodam XV/Pattimura, kata Adi, tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan mengambil tindakan sesuai hasil pemeriksaan terhadap oknum prajurit tersebut.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.