Komisi VI DPR dan BRI Situbondo edukasi pencegahan kejahatan digital - ANTARA News Jawa Timur

Situbondo (ANTARA) - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Situbondo, Jawa Timur, edukasi masyarakat mengenai keamanan transaksi digital serta pencegahan modus penipuan digital, pada Jumat.

"Kegiatan ini merupakan upaya mengedukasi dan memberi pemahaman masyarakat terhadap keamanan transaksi digital," kata anggota Komisi VI DPR RI, HM Nasim Khan dalam kegiatan Sosialisasi Kemitraan BUMN di Aula SMA Negeri 2 Situbondo, Jumat.

Dia menyampaikan dalam sosialisasi yang dihadiri ratusan peserta itu mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga data pribadi seperti kode OTP maupun informasi perbankan lainnya.

Selain itu, lanjut Nasim, dalam kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat juga mendapatkan pemahaman beberapa modus penipuan digital yang selama ini dilakukan oleh pelaku penipuan lewat pishing, pinjol ilegal dan scam.

"Seperti pishing, yakni upaya penipu untuk memperoleh informasi pribadi korban melalui pesan, tautan atau situs palsu yang menyerupai layanan resmi," kata anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKB itu.

Menurut Nasim Khan, literasi digital dan keuangan penting bagi masyarakat seiring dengan meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital.

"Edukasi secara langsung ini masyarakat diharapkan lebih hati-hati sebelum memberikan informasi atau melakukan transaksi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Nasim Khan juga mengapresiasi jajaran PT BRI (Persero) Tbk Cabang Situbondo yang konsisten melayani masyarakat, dan sebagai salah satu perbankan tertua di Indonesia, BRI juga dinilai menjadi mitra strategis, khususnya memberikan pendampingan bagi UMKM.

"Melalui sinergi antara lembaga perbankan, DPR dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan digital publik, meminimalkan risiko kerugian finansial akibat kejahatan siber serta mendorong terciptanya ekosistem ekonomi digital yang aman dan produktif," katanya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.