Bagikan:
JAKARTA - Tak sedikit orang menyadari, aktivitas seperti marching band menyimpan proses belajar yang jauh lebih besar daripada sekadar tampil di atas lapangan.
Terutama bagi anak-anak dan remaja, seni pertunjukan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, sekaligus melatih disiplin dan kemampuan bekerja sama.
Setiap penampilan marching band merupakan hasil dari latihan yang panjang. Para peserta dituntut mampu memadukan musikalitas, ketepatan gerak, konsentrasi, hingga komunikasi antartim agar menghasilkan pertunjukan yang utuh.
Proses tersebut menjadikan marching band sebagai salah satu aktivitas ekstrakurikuler yang tidak hanya mengasah kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter.
Semangat itulah yang terlihat dalam penyelenggaraan Marching Band Competition 2026 yang digelar di kawasan Pasar Modern Paramount Petals, Minggu, 26 Juli.
Kompetisi yang diikuti peserta tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus menyalurkan bakat mereka melalui seni musik dan pertunjukan.
Mengusung tema Harmony in Motion, kompetisi menghadirkan 10 tim terbaik yang terdiri atas lima tim kategori SD dan lima tim kategori SMP. Setiap kelompok menampilkan pertunjukan yang memadukan permainan musik, formasi yang dinamis, koreografi, serta kekompakan tim sehingga menciptakan atraksi yang menarik untuk disaksikan.
BACA JUGA:
Tak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, kompetisi seperti ini juga mempertemukan berbagai sekolah, pelatih, orang tua, hingga komunitas marching band dalam satu ruang yang sama. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap tumbuhnya ekosistem seni pertunjukan di kalangan pelajar.
Supaya kompetisi berlangsung sportif, penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang berasal dari kalangan praktisi marching band, akademisi musik, dan pelatih berpengalaman. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas musikal, visual, efek pertunjukan, penampilan field commander, color guard, perkusi, hingga penampilan secara keseluruhan.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John Sihombing, mengatakan kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memperkuat hubungan antarkomunitas.
"Selain menjadi wadah kreativitas anak, Marching Band Competition 2026 juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara sekolah, komunitas marching band, hingga masyarakat luas dalam atmosfer kompetisi yang meriah, penuh semangat, dan sarat nilai sportivitas. Kami mengundang masyarakat untuk datang dan merasakan atmosfer kebersamaan sambil menikmati suasana dan fasilitas Paramount Petals," jelasnya.
Lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara, kompetisi marching band menjadi pengingat seni dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi generasi muda.
Melalui setiap nada yang dimainkan dan setiap langkah yang diselaraskan, anak-anak dapat belajar menghargai proses, mengelola tanggung jawab, serta memahami pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Ruang-ruang kreatif seperti pertunjukan marching band menjadi kesempatan bagi anak untuk mengekspresikan diri secara langsung.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
Populer
27 Juli 2026, 08:45
27 Juli 2026, 06:45
27 Juli 2026, 11:10
27 Juli 2026, 12:10
27 Juli 2026, 09:25