Senin, 5 Oktober 2026 - 17:22 WIB
Jakarta, VIVA – Pertunjukan musik bertajuk Orchestra Experience yang sedianya digelar di The Entrance Convention Hall ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu, (4/10/26), berujung masalah.
Baca Juga
Polisi kini menyelidiki laporan dugaan penipuan dan atau penggelapan terkait pertunjukan yang batal digelar tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Tangerang Selatan Iptu Wahyuni membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan langsung menindaklanjutinya melalui penyelidikan.
Baca Juga
"Bahwa benar saat ini Polres Tangsel telah menerima laporan polisi terkait dengan kejadian tersebut," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (5/10/26).
Wahyuni mengatakan Satreskrim Polres Tangsel telah diturunkan untuk mendalami laporan tersebut. Penyidik masih mengumpulkan informasi dan memeriksa rangkaian kejadian yang dilaporkan.
Baca Juga
"Saat ini Satreskrim telah melakukan penyelidikan atas peristiwanya, penyidik sedang bekerja," ucapnya.
Laporan dugaan penipuan dan atau penggelapan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3164/X/2026/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.
Sementara itu, pihak penyelenggara sebelumnya mengumumkan pembatalan pertunjukan melalui akun Instagram @orchestra_experience.id.
Dalam unggahan pada Minggu (4/10/26), penyelenggara menyebut acara tersebut akan dijadwalkan ulang. Pembatalan disebut terjadi karena adanya kendala teknis yang tidak terduga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami dengan tulus memohon maaf atas pemberitahuan yang mendadak ini dan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, terutama bagi Anda yang telah mempersiapkan diri untuk menghadiri pertunjukan," tulis akun tersebut.
Kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengusut laporan tersebut, termasuk mendalami dugaan penipuan dan atau penggelapan yang dilaporkan korban. (Ant)
ABK Diduga Diinjak Hingga Dipukuli, 19 Kru KM Maulana 23 Terancam Jadi Tersangka
Kasus dugaan penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 memasuki babak baru. Polisi kini memeriksa seluruh kru kapal yang diduga mengetahui atau terlibat.
VIVA.co.id
5 Oktober 2026