Kontingen lari trail Indonesia sabet dua medali emas SEATRC 2026
Jumat, 24 Juli 2026 20:31 WIB
Ilustrasi - Seorang peserta melewati persawahan saat bertanding di kompetisi lari lintas alam Trail of The Kings 2024 Zero Edition, di Kabupaten Samosir, Danau Toba, Sumut, Sabtu (4/5/2024). (ANTARA/HO-BPODT)
Jakarta (ANTARA) - Kontingen lari trail Indonesia menorehkan dua medali emas di nomor vertical 7km Southeast Asian Trail Running Confederation (SEATRC) 2026 di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia, 24–26 Juli.
Di nomor vertical 7km putra, Putra Aldio menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 jam 3 menit 54 detik. Pelari asal Jakarta ini mengungguli atlet Filipina Christone Dinawanao yang mencatatkan 1 jam 4 menit 14 detik dan atlet Thailand Surachat Thaesi yang mencatatkan waktu 1 jam 4 menit 46 detik.
Sedangkan di nomor vertical 7km putri, Fitri menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam 20 menit 59 detik. Atlet asal Sulawesi Selatan ini mengungguli atlet Kamboja Laurie Phai yang mengunci waktu 1 jam 22 menit 55 detik dan atlet Thailand Pitchanan Mahachot dengan catatan 1 jam 23 menit 42 detik.
"Sebagai Ketua Kontingen, saya sangat berbangga atas prestasi putra dan putri kita yang mendapatkan emas Vertical 7km, kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Putra Aldio dan Fitri,” jelas Ketua Kontingen Indonesia pada SEATRC Donny Gahral Adian dalam keterangan resmi, Jumat.
"Harapan kami, pada kategori lain, kita bisa dapatkan emas agar kita bisa menjadi juara umum,” tegas Donny yang juga Sekum PP ALTI.
Apresiasi diberikan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman yang menilai bahwa prestasi ini mampu memantik atlet lainnya untuk bisa lebih berprestasi lagi.
"Semoga, atlet-atlet lari trail kebanggaan Indonesia dapat kembali mempersembahkan prestasi pada nomor pertandingan selanjutnya,” ujar Marciano.
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026