Selasa, 21 Juli 2026 - 20:16 WIB
Medan, VIVA – Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan dan mengevakuasi korban tewas yang ketiga dalam tragedi ledakan dahsyat yang terjadi di sebuah rumah mewah di Kompleks elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
Baca Juga
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, jasad ketiga ditemukan dan dievakuasi pada Selasa 21 Juli 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Korban tewas ini merupakan korban keenam yang dievakuasi tim SAR gabungan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Puji tuhan tepat pukul 18.00 atau jam 06.00 sore di hari ini, korban keenam dan terakhir sudah dapat dievakuasi," kata Calvijn kepada wartawan di lokasi kejadian.
Baca Juga
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn (tengah)
Photo :
- VIVA Medan/Bagus Syahputra
Calvijn mengatakan, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kota Medan untuk dilakukan identifikasi dan autopsi.
Baca Juga
"Sudah dapat dievakuasi dan saat ini dibawa ke rumah sakit di Kota Medan," katanya.
Dengan ini, Calvijn menyimpulkan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dengan rincian tiga korban selamat dan tiga korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.
"Dari keenam korban, sudah dapat disimpulkan bahwa yang sampai dengan saat ini, mengalami meninggal dunia ada 3 korban dan 3 lainnya terdiri dari 2 masih dalam perawatan dan satu sudah satu dapat dalam sehat," jelas Calvijn.
Ketiga korban tewas itu terdiri seorang wanita, berinisial J yang merupakan istri dari pemilik rumah berinisial C. Dua korban lainnya yaitu wanita sebagai asisten rumah tangga (ART) dan babysitter di rumah mewah tersebut. Kedua korban tewas ini belum diketahui identitasnya.
Korban selamat yakni anak pemilik rumah, berinisial J. Balita berusia 2 tahun sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang pria, berinisial H yang merupakan orang tua dari pemilik rumah. Yang bersangkutan dalam kondisi sehat dan tidak dirawat di rumah sakit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban selamat selanjutnya yaitu seorang pria berinisial YMH sebagai kurir barang. Dimana, saat kejadian sedang mengantar barang terkena ledakan besar itu dan dilarikan ke rumah sakit.
"Untuk penyelamatan dan untuk evakuasi para korban sudah dilakukan. Jadi terkait dengan fokus kami untuk mencari korban-korban itu sudah terlaksana. Sekarang langkah kami selanjutnya adalah melengkapi seluruh investigasi yang ada," kata Calvijn.
Halaman Selanjutnya
Sebagai informasi, jasad pertama ditemukan pada Selasa 21 Juli 2026, pukul 02.30 WIB dan jasad kedua ditemukan pada pukul 15.45 WIB. Evakuasi tersebut melibatkan tim SAR gabungan terdiri dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, Basarnas Medan, dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.