Lego Skylines Bawa Gaya Bermain Santai yang Bisa Menarik Penggemar Minecraft

Kamis, 24 September 2026 - 16:08 WIB

VIVA – Penggemar game sandbox yang senang membangun tanpa terlalu dibebani target permainan kini punya opsi baru untuk diperhatikan. Lego Skylines hadir sebagai game city builder yang menggabungkan pembangunan kota dengan kebebasan mendekorasi, sebuah pendekatan yang berpotensi menarik pemain yang terbiasa dengan kreativitas dan kebebasan membangun di Minecraft.

Baca Juga

Lego Skylines dikembangkan oleh Iceflake Studios dan diterbitkan Paradox Interactive. Game ini diumumkan pada Gamescom 2026 dan direncanakan hadir untuk PC melalui Steam, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta Nintendo Switch 2. Sampai September 2026, tanggal rilis resminya belum diumumkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Sekadar Membangun Kota

Baca Juga

Berbeda dari city builder yang sangat menekankan efisiensi, Lego Skylines tampaknya ingin memberikan pengalaman pembangunan kota yang lebih santai.

Paradox Interactive menyebut game ini sebagai cozy, customizable city-builder. Pemain dapat membangun kota mulai dari satu lahan kecil, kemudian mengembangkannya menjadi kawasan yang lebih besar dengan berbagai bangunan dan dekorasi.

Baca Juga

Konsep tersebut memiliki daya tarik yang cukup dekat dengan salah satu alasan Minecraft populer, yaitu memberikan ruang bagi pemain untuk menentukan sendiri apa yang ingin dibuat.

Bedanya, Lego Skylines menempatkan pemain pada perspektif pembangunan kota. Sementara itu, Minecraft memberikan dunia sandbox yang memungkinkan pemain menjelajah, bertahan hidup, mengumpulkan sumber daya, dan membangun secara lebih bebas.

Dekorasi Jadi Bagian Penting

Salah satu hal yang membuat Lego Skylines berbeda adalah perhatian terhadap detail lingkungan.

Berdasarkan preview PC Gamer, pemain tidak hanya menempatkan rumah dan jalan. Berbagai elemen dekorasi dapat digunakan untuk mempercantik kawasan, termasuk objek kecil yang membuat lingkungan terasa lebih personal. Setiap rumah juga memiliki preferensi tertentu yang disebut Flavor, sehingga dekorasi dapat disesuaikan dengan karakter penghuni.

Pendekatan ini mengingatkan pada kebiasaan pemain Minecraft yang sering menghabiskan waktu untuk mempercantik rumah, membuat taman, atau membangun kawasan tertentu meskipun tidak selalu diperlukan untuk menyelesaikan permainan.

Tidak Terlalu Sibuk Mengatasi Kemacetan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

City builder biasanya membuat pemain harus memperhatikan berbagai persoalan kota, salah satunya lalu lintas.

Namun, preview awal Lego Skylines menunjukkan pendekatan yang lebih ringan. PC Gamer mencatat bahwa game ini lebih menonjolkan pembangunan dan dekorasi dibandingkan persoalan lalu lintas yang kompleks. Dalam sesi preview tersebut, pemain membangun lingkungan dengan sekitar 50 penduduk tanpa tekanan besar dari masalah kemacetan.

Halaman Selanjutnya

Bagi pemain yang lebih menikmati proses membuat kota terlihat menarik daripada menghabiskan waktu memperbaiki jalan yang macet, pendekatan ini menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diperhatikan.