Lingkar Mata Gelap Tak Cuma karena Kurang Tidur, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:27 WIB

VIVA – Lingkar mata gelap menjadi salah satu masalah kecantikan yang cukup banyak dikeluhkan. Area bawah mata yang tampak lebih gelap dapat membuat wajah terlihat lelah, meski seseorang sebenarnya memiliki waktu tidur yang cukup. Kondisi ini juga tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur, sehingga cara mengatasinya perlu disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya.

Baca Juga

Dalam pemetaan kondisi kulit yang dilakukan melalui layanan analisis kulit, lingkar mata gelap tercatat sebagai salah satu concern yang paling sering ditemukan dengan proporsi 25 persen. Masalah tersebut berada di atas pigmentasi sebesar 24 persen, pori-pori membesar 22 persen, dan kerutan 16 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tingginya perhatian terhadap area mata menunjukkan bahwa perawatan kulit tidak cukup hanya berfokus pada wajah secara keseluruhan. Kulit di sekitar mata memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat membutuhkan pendekatan tersendiri.

Baca Juga

Penyebab Lingkar Mata Gelap

Lingkar mata gelap dapat muncul akibat berbagai faktor. Berikut beberapa penyebab yang umum diperhatikan:

Baca Juga

1. Kurang tidur dan kelelahan

Kurang tidur dapat membuat pembuluh darah di bawah kulit semakin terlihat sehingga area sekitar mata tampak lebih gelap. Kelelahan juga dapat menyebabkan mata terlihat sembap, yang kemudian menciptakan bayangan pada area bawah mata.

Namun, apabila lingkar mata tetap terlihat meski pola tidur sudah membaik, kemungkinan terdapat faktor lain yang berperan.

2. Faktor genetik

Sebagian orang memang memiliki kecenderungan alami mengalami pigmentasi lebih gelap di sekitar mata. Faktor genetik dapat memengaruhi ketebalan kulit, distribusi pigmen, hingga bentuk cekungan di bawah mata.
Karena itu, lingkar mata gelap tidak selalu dapat dihilangkan sepenuhnya hanya dengan memperbaiki pola tidur atau menggunakan produk perawatan kulit.

3. Paparan sinar ultraviolet

Paparan sinar ultraviolet dapat merangsang produksi melanin. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat menyebabkan pigmentasi menjadi semakin terlihat, termasuk di area sekitar mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggunaan tabir surya secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mencegah pigmentasi bertambah gelap. Perlindungan fisik seperti kacamata hitam juga dapat membantu mengurangi paparan langsung pada area mata.

4. Dehidrasi dan skin barrier yang terganggu

Halaman Selanjutnya

Kulit yang kehilangan kelembapan dapat terlihat lebih kusam dan menonjolkan tekstur maupun bayangan di sekitar mata. Skin barrier yang terganggu juga membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi.