Jakarta (ANTARA) - Linktown meraih penghargaan Best Digital Real Estate Agent – Indonesia dalam Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi yang digelar di The Langham Jakarta, Jumat (25/9).
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas strategi pemasaran properti berbasis digital yang dikembangkan Linktown. Sekitar 95 persen aktivitas pemasaran perusahaan dilakukan melalui kanal digital, terutama Meta Ads dan Google Ads, dengan pendekatan berbasis data.
Co-Founder Linktown Abel Andy Kurniajaya mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan strategi pemasaran yang efektif bagi pengembang dan konsumen.
Pasar Properti 2026 Semakin Selektif
Abel mengatakan pasar properti Indonesia pada 2026 menghadapi tantangan yang semakin kompleks, antara lain terkait kebijakan pemerintah, daya beli masyarakat, lokasi, segmentasi pasar, dan strategi harga.
Konsumen kini semakin selektif dan membutuhkan waktu lebih panjang dalam mengambil keputusan pembelian, terutama dalam mempertimbangkan cicilan dan bunga KPR.
Menurut Abel, lokasi dengan akses transportasi, fasilitas pendidikan, pusat komersial, dan prospek pertumbuhan kota masih memiliki permintaan relatif kuat. Tangerang dan Bekasi menjadi sejumlah wilayah yang dinilai tetap aktif.
Selain itu, pasar end-user cenderung lebih dominan dibandingkan investor. Produk dengan harga menengah dan menawarkan nilai sesuai kebutuhan hunian dinilai memiliki ruang pasar yang lebih besar dibandingkan produk premium.
Perkuat Digital Marketing Berbasis Data
Sementara itu, Co-Founder Linktown Winaldo menjelaskan perusahaan memperkuat strategi data-driven digital marketing melalui optimalisasi Meta Ads dan Google Ads untuk menjangkau calon konsumen dengan intensi pembelian.
Strategi tersebut didukung integrasi proses lead generation, customer relationship management (CRM), follow-up, hingga analisis konversi secara digital sehingga kinerja pemasaran dan penjualan dapat dipantau secara terukur.
Linktown juga mulai memperkuat lini secondary market untuk memperluas cakupan bisnis, terutama dengan melihat meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian siap huni dengan harga kompetitif.
Teknologi dan SDM Jadi Fondasi
Co-Founder Linktown Deryan Nataniel mengungkapkan teknologi, sumber daya manusia (SDM), dan promosi terukur menjadi tiga pilar utama perusahaan dalam menghadapi persaingan industri agen properti.
Menurutnya, kemampuan menghasilkan leads berkualitas dan memanfaatkan teknologi menjadi semakin penting, sementara kolaborasi antara tim sales dan digital marketer menjadi bagian dari ekosistem pemasaran Linktown.
Sekitar 95 persen alokasi pemasaran Linktown dilakukan melalui kanal digital, mulai dari akuisisi leads, pengelolaan database, analitik iklan, hingga pemantauan kinerja penjualan.
Tangerang Jadi Kontributor Terbesar
Linktown kini memiliki tujuh kantor, termasuk kantor terbaru di Bali. Perusahaan menerapkan konsep hub office dengan dukungan teknologi digital untuk melayani sejumlah wilayah secara lebih efisien.
Hingga akhir Kuartal III 2026, Linktown membukukan penjualan Rp2,27 triliun dan menargetkan penjualan Rp3,5 triliun hingga akhir tahun.
Abel mengatakan Tangerang masih menjadi kontributor terbesar, disusul Bekasi dan Jakarta Timur. Pertumbuhan infrastruktur, kawasan bisnis dan hunian baru, serta tingginya kebutuhan rumah pertama membuat Tangerang tetap menjadi salah satu pasar utama bagi proyek yang dipasarkan Linktown.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.