Minggu, 27 September 2026 - 15:51 WIB
Kupang, VIVA – Personel Kepolisian Perairan dan Udara Polres Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur menyelamatkan 13 wisatawan yang tenggelam akibat kapal wisata KM Yukai karam dan tenggelam di perairan Tanjung Sture, Labuan Bajo, Minggu.
Baca Juga
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat IPTU Leonardo Marpaung dari Labuan Bajo, Minggu, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 Wita, saat kapal berlayar dari area mooring Pulau Kelapa menuju Pulau Bidadari untuk kegiatan snorkeling.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan informasi awal petugas, KM Yukai melintas di sekitar Tanjung Sture saat kondisi air laut surut.
Baca Juga
Kapal kemudian menghantam gugusan karang dangkal hingga mengalami kebocoran pada bagian lambung dan kemiringan ekstrem sebelum akhirnya tenggelam.
Sebanyak dua kapal wisata yang kebetulan berada di sekitar lokasi, langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan sekoci untuk mengevakuasi wisatawan dan awak kapal dari KM Yukai.
Baca Juga
Satpolairud Polres Manggarai Barat bersama Tim SAR Gabungan kemudian bergerak ke lokasi setelah menerima laporan pada pukul 06.35 Wita.
Sebanyak 21 personel dikerahkan dengan melibatkan Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, KSOP Labuan Bajo, dan Basarnas Labuan Bajo.
Kehadiran tim SAR dari kepolisian mempercepat proses evakuasi karena mengerahkan enam armada, terdiri atas lima unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan satu unit interceptor untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Fokus utama kami saat menerima informasi adalah memastikan keselamatan seluruh jiwa di atas kapal. Tim langsung menyisir badan kapal untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam kabin maupun ruang mesin," ujarnya.
Dia mengatakan selain wisatawan, pihaknya juga berhasil menyelamatkan enam awak kapal. Seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka-luka. (Ant)
Tak Lagi Mati Gaya di Udara, Wi-Fi Satelit Mulai Dibawa ke Dalam Pesawat
Perjalanan udara kini perlahan memasuki babak baru. Bagi penumpang, waktu di dalam pesawat tidak lagi selalu identik dengan terputus dari internet selama berjam-jam.
VIVA.co.id
25 September 2026