AMBON (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku mengirim kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi muda dan nilai-nilai keislaman di daerah.
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath di Ambon, Kamis, mengatakan keikutsertaan kafilah Maluku dalam ajang tingkat nasional tersebut tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi generasi muda mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al Quran.
“Banyak orang pintar mengaji, tetapi belum tentu semua memiliki kesempatan untuk berada di level ini. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan semangat dan percaya diri,” kata dia saat melepas kafilah Maluku.
Ia mengatakan pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda, termasuk melalui pengembangan bidang keagamaan, sehingga mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan nilai keislaman yang kuat.
Dirinya menyampaikan apresiasi kepada para kafilah yang telah menjalani persiapan untuk dapat mewakili Maluku pada MTQ Nasional XXXI.
Menurutnya, keikutsertaan tersebut merupakan kesempatan untuk mengukur kemampuan dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia berharap, pengalaman mengikuti kompetisi nasional dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi para peserta, sehingga kemampuan mereka terus berkembang dan dapat melahirkan prestasi yang lebih tinggi pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.
“Kalau belum mendapatkan juara pada kesempatan ini, masih ada peluang di tahun-tahun berikutnya. Jadikan pengalaman ini sebagai tangga, sehingga tahun depan tangganya bisa lebih tinggi lagi,” katanya.
Pemprov Maluku juga akan memberikan penghargaan kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan membawa nama daerah.
“Insyaallah, bagi yang mendapatkan juara, pemerintah tetap menyiapkan bonus sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas prestasi yang telah diraih,” ujarnya.
Ia menambahkan pembinaan keagamaan bagi generasi muda perlu dilakukan secara lebih baik dan berkelanjutan agar potensi yang dimiliki anak-anak Maluku dapat berkembang.
Hal itu dinilai penting untuk memperkuat karakter generasi muda sekaligus meningkatkan daya saing mereka dalam berbagai ajang nasional.
“Setelah keadaan semakin pulih, kita berharap pembinaan dapat dilakukan jauh lebih baik sehingga prestasi yang lebih tinggi dapat kita raih,” katanya.
Dirinya mengajak seluruh kafilah mengikuti MTQ Nasional dengan percaya diri dan menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku bersama seluruh rakyat Maluku mendoakan dan mendukung kalian. Ikuti kompetisi ini dengan baik dan sedapat mungkin harumkan nama Maluku dengan membawa pulang prestasi terbaik,” ujarnya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.