Manggala Agni padamkan karhutla di Kebun Raya Sriwijaya Ogan Ilir
Jumat, 11 September 2026 21:16 WIB
Tim Manggala Agni saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kebun Raya Sriwijaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (11/9/2026). ANTARA/HO/Manggala Agni
Palembang (ANTARA) - Tim Manggala Agni masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kebun Raya Sriwijaya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang telah memasuki hari kedelapan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto di Palembang, Jumat, mengatakan pemadaman masih dilanjutkan setelah api kembali muncul di bagian belakang kawasan tersebut.
"Seharusnya kemarin target selesai. Siang malah ada lagi nyala di bagian belakang. Jadi hari ini kita kerjakan lagi," katanya.
Untuk menangani titik api tersebut, Manggala Agni mengerahkan tiga regu. Dua regu berasal dari Banyuasin, sedangkan satu regu lainnya didatangkan dari Sarolangun.
Munculnya kembali api membuat personel harus melakukan pemadaman secara berulang sekaligus mengatur penempatan anggota secara bergiliran.
"Kami terus melakukan pengaturan-pengaturan rollingan," ujarnya.
Selain Kebun Raya Sriwijaya, Manggala Agni masih berkonsentrasi menangani karhutla di sejumlah wilayah lainnya, yakni di Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir khususnya wilayah Sungai Bungin, Muara Medak Kabupaten Musi Banyuasin, Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, serta wilayah Ogan Ilir.
Upaya pemadaman dari darat juga didukung melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak karhutla.
OMC kembali dilaksanakan pada Kamis (10/9) dengan dua sortie penerbangan yang menyasar wilayah Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.
Dari operasi tersebut, sebagian wilayah Banyuasin sempat menerima hujan meski hanya berlangsung beberapa menit. Sementara wilayah Lahat juga sempat diguyur gerimis.
"Hari ini belum terbang lagi karena belum terlihat potensi awan," kata Ferdian.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026