Manggala Agni tambah personel dan buat sumber air darurat tangani karhutla di OKI
Jumat, 7 Agustus 2026 20:14 WIB
Petugas Manggala Agni sedang melakukan pedalaman kanal air untuk penanganan karhulta di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. ANTARA/HO-Manggala Agni
Palembang (ANTARA) - Manggala Agni memperkuat strategi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan dengan memastikan ketersediaan sumber air di tengah kondisi kemarau dan semakin panjangnya hari tanpa hujan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto di Palembang, Jumat, mengatakan keterbatasan sumber air menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan karhutla di sejumlah wilayah Sumsel.
Kondisi tersebut membuat strategi pemadaman tidak hanya difokuskan pada penanganan titik api, tetapi juga pada upaya memastikan pasokan air dapat menjangkau lokasi kebakaran.
Manggala Agni mengerahkan alat berat untuk membuka akses menuju sumber air sekaligus memperdalam kanal-kanal yang mulai mengering agar tetap dapat digunakan sebagai sumber air untuk operasi pemadaman.
Selain itu, petugas secara bertahap membangun embung-embung kecil di sekitar lokasi operasi. Embung tersebut dibuat dengan jarak sekitar 50 meter untuk menjadi tempat penyimpanan air sementara dan memudahkan petugas memperoleh pasokan air ketika bergerak lebih jauh ke area kebakaran.
"Langkah cepat yang kami lakukan sekarang adalah memastikan ketersediaan air untuk operasi pemadaman. Salah satunya dengan memperdalam kanal dan membuat embung-embung sebagai cadangan air di dekat lokasi kebakaran," katanya.
Ia mengatakan strategi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pola operasi dengan kondisi kemarau yang semakin kering sehingga petugas tidak terlalu bergantung pada sumber air yang lokasinya jauh dari titik kebakaran.
Saat ini, salah satu wilayah yang menjadi fokus penanganan karhutla berada di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Sejak Kamis (6/8), satu regu Manggala Agni telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman bersama Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan dari Grup Sinarmas.
Penguatan operasi juga dilakukan dengan mendatangkan tambahan personel dari luar daerah.
"Satu regu diberangkatkan dari Sarolangun, Jambi menuju Tulung Selapan, sementara satu regu lainnya dari Muara Tebo sempat mengalami keterlambatan akibat terjebak kemacetan panjang di kawasan Betung sebelum akhirnya tiba di Palembang dan segera diterjunkan ke lokasi kebakaran," jelasnya.
Selain di OKI, Manggala Agni tetap melakukan pemadaman di wilayah lain yang menjadi prioritas.
Di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, dua regu Manggala Agni dari Daops Lahat dan Daops Banyuasin melakukan pemadaman bersama satuan tugas gabungan.
Sementara itu, satu regu tambahan ditempatkan di wilayah Ogan Ilir untuk memperkuat personel yang sebelumnya telah beroperasi dari Pondok Kerja Banyuasin.
Penguatan personel serta penyediaan akses sumber air menjadi bagian dari strategi Manggala Agni untuk mempercepat penanganan karhutla di Sumsel selama periode kemarau.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026