Menbud tegaskan keamanan jadi prioritas gelaran "sound horeg"

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa dalam berbagai kegiatan yang merupakan ekspresi budaya yang melibatkan penggunaan "sound horeg" sudah seharusnya mengutamakan sisi keamanan dan saling menghormati.

“Menurut saya tetap harus menjaga ya. Pertama ekspresi budaya, kegiatan budaya dan lain-lain itu apalagi melibatkan banyak orang tetap harus menghormati dan jangan sampai menimbulkan korban-korban fisik,” kata Fadli dalam sesi wawancara cegat di Jakarta, Selasa.

Hal tersebut ia sampaikan terkait kegiatan sound horeg pada Agustus yang diduga mengakibatkan setidaknya tiga orang meninggal dunia di wilayah Jawa Timur.

Ia juga menyerukan panitia penyelenggara agar memperhatikan berbagai aspek termasuk keamanan penonton dan kru.

Baca juga: Rangsangan suara berlebih bisa memicu stres pada tubuh

“Sound horeg itu kan harua tetap panitia bertanggung jawab,” tambah dia.

Meski demikian, ia menyadari bahwa aktivitas tersebut mampu menghadirkan sisi ekonomi kerakyatan serta merayakan budaya itu sendiri.

“Perlu diadaptasi masukan-masukan atau kritik-kritik,” katanya lagi.

Sebelumnya, pada bulan Agustus 2026 tercatat tiga orang di wilayah Jawa Timur meninggal dunia diduga akibat sound horeg.

Korban tersebut merupakan kru, bahkan hingga penyewa, yakni SN (29) meninggal dunia saat tertidur di atas truk pengangkut sound horeg yang melaju.

SN tewas seketika akibat kepalanya terbentur gapura di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember (2/8).

Baca juga: Audio sound horeg bisa picu denyut jantung hingga tekanan darah naik

Kemudian terjadi insiden dengan korban Bonari (44) yang meninggal terkena serangan jantung saat jalan kaki mengikuti karnaval sound horeg di Banyuwangi (23/8). Korban diduga menenggak miras sebelum karnaval dimulai.

Terakhir, yakni Slamet Timbang (57) yang meninggal dunia di wilayah Jombang, Jawa Timur.

Slamet diketahui tertimpa kanopi dan tembok saat mengantar istrinya ke apotek di tengah kemeriahan karnaval parade sound horeg di Desa Wringinagung, Jombang, Jawa Timur.

Pada kejadian itu, secara tiba-tiba tembok bangunan dengan kanopi ambruk dan menimpa korban, sehingga korban tewas di tempat.

Baca juga: Kementerian Kebudayaan akan bahas penanganan masalah "sound horeg"

Baca juga: Efek suara sound horeg memicu penurunan pendengaran

Baca juga: Budayawan sebut Pemerintah perlu intervensi terkait sound horeg

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.