Mendiknas berkomitmen revitalisasi 1.487 sekolah untuk pulihkan NTT

Mendiknas berkomitmen revitalisasi 1.487 sekolah untuk pulihkan NTT

Senin, 21 September 2026 20:33 WIB

Image Print

Arsip foto - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan tanya jawab dengan media usai membuka Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Jakarta Pusat pada Jumat (4/9/2026). ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban/aa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan pihaknya berkomitmen untuk memulihkan pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) usai dilanda bencana gempa bumi dengan merevitalisasi 1.487 satuan pendidikan.

"Informasi di NTT terkait dengan komitmen kami untuk daerah bencana, kami akan melakukan revitalisasi termasuk SDN tadi itu (SDN Mboeng) sebanyak 1.487 satuan pendidikan di NTT saja," kata Mendikdasmen dalam rapat dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin.

Abdul Mu'ti menegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya.

Terpisah, sebelumnya Kemendikdasmen menganggarkan sebesar Rp1,2 triliun untuk merevitalisasi satuan pendidikan di wilayah NTT.

Perbaikan tersebut menyasar sejumlah bagian bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat maupun ruang belajar yang selama ini masih menggunakan bangunan darurat.

Besarnya anggaran tersebut menunjukkan bahwa perbaikan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu agenda penting pemerintah, khususnya untuk daerah yang masih menghadapi persoalan keterbatasan infrastruktur sekolah.

Kemendikdasmen berharap revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan yang rusak, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, sehat, dan mendukung proses belajar mengajar.

Ketersediaan ruang kelas yang layak menjadi bagian penting dalam memastikan siswa dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus berada dalam kondisi bangunan yang membahayakan.

Adapun pembangunan dapat segera dimulai setelah dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahap kedua untuk program revitalisasi sekolah masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan dana disalurkan kepada sekolah.

Selain itu, Kemendikdasmen juga telah menyalurkan Rp860 juta guna penanganan awal terhadap puluhan sekolah yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.

Pewarta : Sean Filo Muhamad
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026