Menhub: Tim SAR evakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa, hingga Senin (14/9) pukul 11.00 WITA, terdiri atas 108 selamat dan enam meninggal dunia.

“Jadi total yang sudah ditemukan adalah 114 orang, dengan rincian 108 yang selamat dan enam yang meninggal dunia,” kata Menhub Dudy dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin.

Dari total 114 korban yang ditemukan tersebut, sebanyak 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sementara 28 korban lainnya masih dalam proses perjalanan evakuasi menuju Banjarmasin.

Sebanyak 28 korban lain yang telah berhasil dievakuasi dari bangkai kapal, terdiri atas 23 orang selamat dan lima orang meninggal dunia, proses evakuasi terhadap korban tersebut masih berlangsung menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Kami mendapatkan tambahan kekuatan untuk melakukan operasi SAR dari beberapa pihak, sehingga diharapkan operasi yang dilakukan akan semakin lebih baik dan lebih maksimal lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin agar dapat bisa menemukan saudara-saudara kita yang mengalami kecelakaan di Kapal Virgo Transport 8,” ujar Menhub Dudy.

Sementara itu sebanyak 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian di lokasi kejadian setelah Kapal Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Perairan Masalembo, Laut Jawa, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhub: Tim SAR berhasil evakuasi 114 korban Kapal Virgo, 6 meninggal

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.