Menteri PKP ungkap pembentukan tim bersama terkait investasi Qatar - ANTARA News Ambon, Maluku

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan adanya pembentukan tim bersama terkait rencana investasi Qatar untuk pembangunan hunian di kawasan Kampung Bandan, Jakarta.

"Untuk rencana investasi di Kampung Bandan, sesuai arahan Bapak Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dibuat tim bersama antara BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar, sehingga dipastikan semua tata kelolanya benar," kata Maruarar atau akrab disapa Ara di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, tim tersebut akan membahas dan memastikan rencana pemanfaatan lahan, kebutuhan data, skema investasi, serta aspek tata kelola lainnya dapat berjalan sesuai ketentuan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berkolaborasi dengan investor asal Qatar, Al Qilaa International Group (Al Qilaa) untuk membangun hunian vertikal guna mewujudkan 3 juta rumah untuk masyarakat.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam pencanangan pra kerja sama program Pembangunan 3 Juta Rumah di Indonesia di Jakarta, Rabu menyatakan kolaborasi itu merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset lahan KAI melalui konsep transit oriented development (TOD).

Dikatakan inisiatif kemitraan itu merupakan tindak lanjut dari peluncuran proyek investasi Al Qilaa Group asal Qatar untuk membangun satu juta unit hunian vertikal dengan Kementerian PKP pada Juni lalu.

Investor asal Qatar, Al Qilaa International Group (Al Qilaa), terus menunjukkan komitmennya untuk membangun satu juta rumah di Indonesia dalam rangka mendukung program 3 Juta Rumah dari Presiden Prabowo Subianto.

Rencananya, pada tahap awal akan dibangun 50.000 unit hunian di atas lahan milik PT KAI, sebagai bagian dari kawasan TOD.

Tahap awal itu akan dibangun di kawasan Kampung Bandan, Kemayoran, Provinsi DKI Jakarta, sebagai komitmen bersama untuk mendukung pembangunan nasional serta memperkuat hubungan investasi antara Indonesia dan Qatar.

Proyek itu akan menghadirkan hunian vertikal berupa smart towers, yang mengintegrasikan konsep hunian modern dengan fasilitas pendukung seperti sekolah, taman bermain, ruang komunal, serta sistem hunian pintar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kemitraan itu disepakati oleh Chairman Al Qilaa Global Group Abdulaziz Al Thani dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin disaksikan Ketua Satgas Perumahan Hashim S Djojohadikusumo.

Chairman Al Qilaa Global Group Abdulaziz Al Thani menyatakan kerja sama itu mencerminkan komitmen serius pihaknya dalam mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo.

Menurut Abdulaziz, proyek itu bukan hanya tentang membangun tempat tinggal, tetapi menciptakan ekosistem hunian berkelanjutan yang mendukung kehidupan komunitas.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.