MTQ XXXI, Pemprov Jateng pastikan penutupan bakal lebih meriah
Kamis, 17 September 2026 21:15 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan seremoni penutupan ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jateng akan berlangsung lebih meriah.
"Kami menyiapkan acara agar masyarakat lebih bahagia saat mengikuti penutupan MTQ kali ini," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Semarang, Kamis.
Saat ini, kata dia, Pemprov Jateng bersama panitia penyelenggara terus mematangkan persiapan seremonial penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.
Menurut dia, rencananya acara penutupan akan dilaksanakan di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9) malam, dengan menghadirkan sejumlah kejutan dan hiburan menarik bagi masyarakat.
Ia mengatakan bahwa konsep seremonial penutupan dirancang mirip dengan kemegahan acara pembukaan, mulai dari sajian tari pembuka, tari kolaborasi, hingga penampilan grup musik pendukung.
Panitia juga telah bersilaturahim dan berkoordinasi langsung dengan protokol kepresidenan agar Wakil Presiden Republik Indonesia hadir dan meresmikan penutupan perhelatan tersebut.
Selain fokus pada penutupan, panitia juga memfasilitasi para kafilah dari berbagai daerah untuk berwisata mengelilingi destinasi ikonik di Kota Semarang, seperti Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Lama, dan Klenteng Sam Poo Kong.
Rute perjalanan telah dijadwalkan secara bergilir guna mencegah penumpukan massa dan menjaga kenyamanan para tamu.
Ajang MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11-20 September 2026, dengan perlombaan yang berlangsung di 12 arena yang tersebar di Kota Semarang.
Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.
Mereka berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba dengan 48 kategori yang diperlombakan, dan panitia juga telah menyiapkan 5.257 butir soal.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.