Bupati HSS hadiri semarak panen raya semangka AMARA F1 di Daha - ANTARA News Kalimantan Selatan

Hasil panen AMARA F1 dari Daha bahkan telah didistribusikan ke sejumlah daerah, termasuk Jawa, Kalteng, dan Kaltim,

Kandangan (ANTARA) - Hasil panen semangka AMARA F1 di wilayah Daha, Hulu Sungai Selatan (HSS) menunjukkan potensi pertanian yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Hal ini terlihat dalam Semarak Panen Raya Semangka AMARA F1 yang digelar di Pelabuhan Daha Selatan, Kamis.

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor  bersama Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor turut menghadiri kegiatan tersebut.

Kegiatan panen raya turut diramaikan lomba karnaval perahu hias dengan membawa hasil panen semangka sebagai bagian dari promosi potensi pertanian masyarakat Daha, serta lomba bobot buah Semangka yang diraih Rasyid sebagai juara satu dengan buah seberat 14 kilogram.

Pada kesempatan yang sama, Bupati HSS menyerahkan secara simbolis Bantuan Rumah Swadaya (BRS) kepada 60 kepala keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), terdiri atas 30 Kepala Keluarga (KK) di Desa Baruh Jaya, 15 KK di Desa Sungai Mandala, dan 15 KK di Desa Mandala Murung Mesjid.

Baca juga: Bupati HSS terima audiensi tim tenaga ahli bahas rencana pembangunan BLK

"Panen raya ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Daerah bersama PT East West Seed Indonesia (Cap Panah Merah), pemerintah kecamatan dan desa, penyuluh, serta para petani," kata bupati dalam sambutan kegiatan.

Menurut bupati, semangka yang dihasilkan di wilayah Daha memiliki kualitas yang baik, dengan rasa manis, tekstur padat, dan ukuran buah yang besar.

Dengan masa tanam sekitar 75 hari, komoditas ini dinilai memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan petani.

“Budidaya semangka ini sangat menjanjikan. Sebagai contoh, dengan modal sekitar Rp200 juta dapat menghasilkan penjualan sekitar Rp450 juta, sehingga keuntungan mencapai kurang lebih Rp250 juta,” ujar bupati.

Ia menjelaskan, varietas AMARA F1 memiliki rasa manis dan renyah, mudah berbuah dan dipolinasi, tidak mudah pecah, serta memiliki produktivitas yang baik untuk kondisi lahan pasang surut di wilayah Negara dan Daha saat musim kemarau.

Pengembangan semangka juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat, yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan pada musim penghujan.

"Hasil panen AMARA F1 dari Daha bahkan telah didistribusikan ke sejumlah daerah, termasuk Jawa, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur," ucapnya.

Turut hadir Wakil Bupati HSS, H. Suriani, Ketua GOW HSS, Hj. Misnawati Suriani, General Manager Commercial EWINDO Budi Haryono, Sekda HSS, H. Muhammad Noor, para kepala OPD, Camat Daha Selatan, serta Ketua Poktan Karya Rakat Mufakat.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.