Pemkab Bogor rombak SOTK Diskominfo pacu transformasi digital - ANTARA News Megapolitan

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, susun perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk mempercepat transformasi digital pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal di Cibinong, Senin, mengatakan perubahan tersebut dirancang agar struktur organisasi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik.

“Perubahan SOTK ini kita lakukan bukan sekadar penataan struktur, tetapi bagaimana organisasi dapat bekerja lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurut Bambang, penataan itu juga ditujukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika, persandian, serta statistik.

Diskominfo Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, serta Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan rancangan perubahan SOTK selaras dengan regulasi dan kebijakan pemerintah pusat sekaligus mampu menjawab kebutuhan daerah.

“Koordinasi dan konsultasi ini menjadi bagian dari proses harmonisasi agar perubahan yang disusun benar-benar sesuai ketentuan dan mampu menjawab kebutuhan Kabupaten Bogor ke depan,” ujar Bambang.

Selain menyusun perubahan SOTK, Diskominfo menggelar rapat koordinasi penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK).

Penyusunan Anjab dan ABK digunakan untuk memetakan kebutuhan organisasi sekaligus memastikan setiap jabatan memiliki pembagian tugas, tanggung jawab, dan beban kerja yang jelas.

“Melalui penyusunan Anjab dan ABK, kita ingin memastikan setiap jabatan memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas serta sesuai dengan kebutuhan organisasi,” katanya.

Bambang menjelaskan perubahan struktur tersebut diharapkan memperkuat peran Diskominfo dalam mendorong transformasi digital pemerintahan, keterbukaan informasi publik, pengelolaan data, dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

“Target akhirnya adalah bagaimana Diskominfo semakin kuat sebagai penggerak transformasi digital pemerintahan dan mampu memberikan pelayanan informasi yang cepat, akurat, terintegrasi, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Bambang.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.