Pemkab Cirebon menetapkan target Bulan Dana PMI Rp1,1 miliar - ANTARA News Jawa Barat

Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menetapkan target penggalangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) sebesar Rp1,1 miliar yang berlangsung selama dua bulan hingga 16 November 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala di Cirebon, Rabu, mengatakan target tersebut disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah yang sedang menerapkan efisiensi.

“Target tahun ini sebesar Rp1,1 miliar, turun dari target tahun lalu Rp1,53 miliar. Dengan kerja sama seluruh pihak, kami berharap target tersebut dapat tercapai 100 persen,” katanya.

Ia mengatakan penggalangan dana didukung 1.723 kolektor, yang bertugas menghimpun sumbangan masyarakat melalui kupon senilai Rp2.000 per lembar.

Menurut dia, dana yang terkumpul akan mendukung kerja kemanusiaan PMI, termasuk penanganan bencana, pelayanan darah, pelayanan sosial dan kesehatan, serta pembinaan relawan.

Hendra mengatakan PMI Kabupaten Cirebon selama ini terlibat dalam penanganan berbagai kejadian, antara lain kerusakan rumah akibat hujan deras dan angin puting beliung di Desa Winong, Kecamatan Palimanan.

Ia mengemukakan, PMI Kabupaten Cirebon memberikan bantuan saat terjadi kebakaran rumah warga serta menangani dampak kekeringan di sejumlah wilayah, dengan bantuan berupa bahan bangunan dan material untuk perbaikan rumah warga.

“Ini wujud nyata kehadiran PMI di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana mengatakan dana yang dihimpun pada Bulan Dana PMI 2025 telah digunakan untuk penanganan bencana, kesiapsiagaan dan tanggap darurat, termasuk distribusi air bersih saat kekeringan.

Dana tersebut juga dialokasikan untuk pelayanan darah, peningkatan kapasitas Unit Donor Darah (UDD), pengadaan peralatan medis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan kampung donor darah.

Sri mengatakan UDD PMI Kabupaten Cirebon telah lulus sertifikasi cara pembuatan obat yang baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan serta meraih akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan.

“Dana yang terkumpul kami kelola sepenuhnya untuk kepentingan kemanusiaan,” ucap dia.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.