Pemkab Mansel siapkan lahan Sekolah Rakyat 10 hektare - ANTARA News Papua Tengah

Ransiki (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan, Papua Barat menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kampung Sabri, Distrik Ransiki, dan akan dihibahkan kepada pemerintah pusat untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat.

Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan di Ransiki, Jumat, mengatakan pemerintah daerah diberikan tanggung jawab menyediakan lahan bersertifikat dan lokasi tersebut sudah dilakukan pembersihan (land clearing).

“Lokasi sudah siap, dan sertifikat tanah dalam proses penerbitan. Pemerintah pusat minta delapan hektare, tapi kami siapkan 10 hektare,” ujarnya.

Bernard menjelaskan Sekolah Rakyat bertujuan memperluas kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau keluarga prasejahtera untuk mengakses layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor pendidikan, yang dirancang dengan pola asrama dan dikelola langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

“Ini peluang yang kami harus ambil, karena pembangunan semua sarana prasarana menjadi kewenangan pemerintah pusat, daerah hanya siapkan lahannya saja,” ujarnya.

Kepala Balai Besar Kementerian Sosial Regional VI Wilayah Papua dan Maluku Jhon Mampioper menjelaskan, lahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah harus berstatus clear and clean.

Siswa Sekolah Rakyat harus mendapat pembinaan selama 24 jam di dalam lingkungan sekolah dengan aman, nyaman, dan kondusif karena berdampak positif terhadap hasil kegiatan belajar.

"Tanah harus clear and clean. Artinya, sudah dilakukan pembayaran hak ulayat, ada surat pelepasan adat, dan ada sertifikat. Karena, itu syaratnya," kata Jhon.

Seusai arahan Presiden Prabowo, kata dia, pemerintah pusat menanggung semua biaya pendidikan, biaya hidup, dan penggunaan fasilitas asrama bagi siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Pemerintah pusat menyalurkan program bantuan sosial pemberdayaan masyarakat khusus kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat, sehingga memperoleh penghidupan yang layak.

"Pemerintah juga beri bantuan untuk orang tua siswa. Misalnya, bapaknya nelayan maka akan diberi perahu atau ditingkatkan skala usahanya," kata Jhon.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.