Pemkot Jayapura tingkatkan kemampuan warga mengolah hasil perikanan
Rabu, 12 Agustus 2026 19:53 WIB
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, melalui Dinas Perikanan setempat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk yang bernilai tambah.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Matheys Sibi di Jayapura, Rabu, mengatakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan melalui kegiatan pelatihan pengolahan dan verifikasi produk hasil perikanan kepada masyarakat di Kampung Skouw Yambe, Kampung Skow Sae, serta pemuda Gereja Port Numbay.
"Kegiatan ini merupakan upaya kami ini mendorong produk olahan hasil perikanan agar memiliki kualitas, kemasan, dan daya saing sehingga mampu memperluas pasar serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan perekonomian masyarakat Kota Jayapura," katanya.
Menurut Sibi, keberlanjutan program menjadi hal yang terpenting agar usaha yang telah dirintis masyarakat tidak berhenti setelah mendapatkan bantuan maupun pelatihan.
"Karena itu, kami harapkan dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah kampung melalui alokasi dana kampung untuk mendukung pengembangan usaha tersebut," ujar dia.
Dia menjelaskan pelatihan pengolahan hasil perikanan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah, sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).
"Yang terpenting juga ialah bagaimana agar produk olahan hasil perikanan yang dihasilkan masyarakat ke depan tidak hanya dipasarkan secara terbatas, tetapi dapat menembus jaringan ritel modern di Kota Jayapura," katanya.
Dia menambahkan Jayapura memiliki potensi perikanan yang cukup besar sehingga harus dimanfaatkan dengan baik dengan demikian akan berdampak terhadap pendapatan.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026