Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar bursa kerja (job fair) internasional pada Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja di luar negeri.
"Teman-teman pencari kerja yang ingin mendapatkan informasi lowongan kerja, kami ada job fair di Oktober itu secara internasional. Jadi bukan nasional, tetapi internasional," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta Taufik di Jakarta Timur, Selasa.
Bursa kerja internasional pada Oktober 2026 nantinya sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja di luar negeri. Kegiatan tersebut akan menjadi rangkaian penutup pelaksanaan bursa kerja yang sebelumnya sudah digelar di tingkat wilayah.
"Jadi bukan nasional, tetapi internasional. Banyak peluang-peluang kesempatan kerja di luar negeri," ujar Taufik.
Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Smesco Pancoran, Jakarta Selatan, pada akhir Oktober 2026.
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan peluang kerja luar negeri dalam jumlah besar. Taufik menyebut, terdapat sekitar 200 ribu lowongan kerja luar negeri yang dapat dimanfaatkan para pencari kerja.
Dalam ajang bursa kerja tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan sekitar 20 perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia.
Perusahaan-perusahaan itu akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjaring pencari kerja yang berminat mendapatkan pekerjaan di berbagai negara.
Menurut Taufik, kehadiran perusahaan penempatan pekerja migran nantinya akan memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja di luar negeri secara langsung.
Pencari kerja juga memiliki kesempatan untuk memahami persyaratan, kualifikasi, dan proses penempatan sebelum memutuskan melamar pekerjaan.
Lebih lanjut, peluang kerja internasional menjadi salah satu alternatif yang terus didorong pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Salah satu peluang kerja di luar negeri yang bisa dimanfaatkan yakni dari Pemerintah Mongolia yang membuka peluang kerja bagi warga Jakarta dengan menyediakan sekitar 8.000 lowongan pekerjaan.
Peluang kerja tersebut belum langsung memasuki tahap perekrutan. Pasalnya, prosesnya masih menunggu surat izin perekrutan dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Baca juga: Pemprov DKI perkuat layanan informasi kerja ke luar negeri
Baca juga: Mongolia buka 8.000 lowongan kerja bagi warga DKI Jakarta
Baca juga: KP2MI catat ada 258.000 lowongan kerja tersedia di luar negeri
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.