...Kendala hari ini untuk visibilitas
Cilegon, Banten (ANTARA) - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan pencarian tim jurnalis dan tiga orang awak kapal yang hilang kontak menggunakan Kapal Polisi (KP) Sanjaya terkendala jarak pandang karena cuaca yang diselimuti awan cukup tebal.
"Kendala hari ini untuk visibilitas. Jarak pandang kita kurang lebih karena banyak kabut, kurang lebih 3 mil, dan kecepatan angin cukup kencang tadi sampai 24-25 knot, sehingga itu menjadi kendala, tetapi tidak menyurutkan motivasi dan niat semua tim terpadu," katanya saat mengikuti operasi pencarian di sekitar Pulau Sertung, Banten, Sabtu.
Ia menegaskan, tim SAR gabungan tetap berusaha sekuat tenaga untuk mencari tim jurnalis dan awak kapal yang hilang dengan personel dan sarana-prasarana pendukung yang mumpuni.
"Sarana-prasarana kita cukup mumpuni, tetapi, tentu dibarengi juga dengan doa kita semua. Mari sama-sama kita berdoa supaya segera menemukan titik terang keberadaan rekan-rekan kita," ujar dia.
Hengki menegaskan, di hari kelima pencarian yang masih belum membuahkan hasil, tim SAR terus mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, hingga memperluas jangkauan sektor.
"Mungkin akan ditambahkan sektor oleh Basarnas, memperluas sektor pencariannya, kan sampai dengan satu minggu, masih hingga hari Senin, masih ada dua hari lagi," tuturnya.
Baca juga: Hasil pencarian KP Sanjaya di Pulau Sertung belum temukan tim jurnalis
Ia juga menjelaskan, seluruh alutsista yang diterjunkan dalam proses pencarian telah dilengkapi dengan teknologi thermal dan radar untuk mendeteksi benda-benda terapung yang keberadaannya dekat dengan kapal.
"Kalau speed boat yang mungkin tenggelam atau terapung, benar-benar terapung berupa metal atau apa, kan kita kapal dilengkapi dengan radar, semua bisa memonitor, bisa terdeteksi, apalagi dia mengapung di permukaan air laut karena kita memiliki kamera thermal," ucap Hengki.
Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran melalui jalur laut dan udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad di Pandeglang, Sabtu.
Ia mengemukakan sebanyak enam sektor pencarian laut, yakni Sektor T, U, Z, W, X dan Y dengan total luas area pencarian sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara pencarian udara melalui Sektor H mencakup area sekitar 2.063 nautical mile persegi.
Ia menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.
Baca juga: Komdigi libatkan operator seluler dalam operasi SAR
Baca juga: Tim SAR kerahkan jalur laut-udara pencarian jurnalis di Selat Sunda
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.