Penyakit Jantung Masih Jadi Ancaman, Kenali Penyebab dan Faktor Risikonya

Selasa, 29 September 2026 - 22:30 WIB

VIVA –Penyakit jantung masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kementerian Kesehatan mencatat bahwa jumlah serangan jantung di Indonesia diperkirakan mendekati 700.000 kasus setiap tahunnya. Kondisi ini menegaskan pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini melalui pengenalan faktor risiko, deteksi dini, dan penerapan pola hidup sehat.

Baca Juga

dr. Karina Arifiani, MSc, mengatakan bahwa menjaga kesehatan jantung perlu dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari pencegahan hingga penanganan yang sesuai dengan kondisi setiap pasien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perjalanan kesehatan jantung tidak dimulai ketika seseorang sudah membutuhkan tindakan medis. Mengenali faktor risiko, melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan, hingga mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat merupakan bagian dari satu rangkaian yang saling berkaitan," kata Karina di Jakarta baru-baru ini.

Baca Juga

Maka dari itu, memahami berbagai faktor yang dapat memicu penyakit jantung juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Penyakit jantung dapat terjadi ketika fungsi atau struktur jantung mengalami gangguan. Penyebabnya beragam, mulai dari gaya hidup, kondisi medis tertentu, hingga kelainan yang sudah ada sejak lahir. Secara umum, penyakit jantung dapat dipicu oleh sejumlah kondisi berikut:

  1. Penumpukan lemak di dalam pembuluh darah koroner (aterosklerosis)
  2. Gangguan pada sistem kelistrikan jantung
  3. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  4. Diabetes tidak terkontrol
  5. Infeksi dan peradangan
  6. Kelainan bawaan sejak lahir
  7. Pola hidup tidak sehat, misalnya kebiasaan merokok, kurang olahraga, atau konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan

Baca Juga

Faktor risiko penyakit jantung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit jantung lebih berisiko terjadi pada orang dengan kondisi atau kebiasaan tertentu yang dapat berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung meliputi:

  1. Kebiasaan merokok yang dapat merusak pembuluh darah dan jantung
  2. Riwayat keluarga dengan penyakit jantung, terutama pada usia muda
  3. Pola makan tidak sehat, seperti tinggi lemak, gula, garam, dan kolesterol
  4. Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol
  5. Kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi
  6. Diabetes, terutama jika tidak terkontrol dengan baik
  7. Pertambahan usia yang membuat fungsi jantung dan pembuluh darah menurun
  8. Jenis kelamin, di mana pria lebih berisiko, serta wanita setelah menopause
  9. Kurang olahraga, stres berat, dan obesitas

Halaman Selanjutnya

Terkait dengan penyakit jantung, Siloam Heart Hospital terus memperkuat layanan kardiovaskular secara komprehensif, mulai dari pencegahan dan deteksi dini hingga diagnosis, intervensi, pembedahan, dan pemulihan. Didukung oleh tim multidisiplin, rumah sakit ini menangani berbagai kondisi kardiovaskular, termasuk aritmia dan gagal jantung, serta melakukan lebih dari 3.000 tindakan katerisasi setiap tahun.