Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:40 WIB
VIVA – Persib Bandung tengah menghadapi persoalan di luar lapangan setelah namanya tercantum dalam daftar FIFA Registration Ban. Namun, manajemen memastikan kondisi tersebut tidak menghentikan persiapan tim menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Baca Juga
PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) menyebut sanksi tersebut berkaitan dengan persoalan lama yang terjadi pada 2022. Kasus itu melibatkan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, dan bukan perkara baru yang muncul pada periode kepengurusan saat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Manajemen Persib mengaku baru mengetahui perkembangan mengenai keputusan FIFA tersebut dalam perkembangan terakhir. Klub pun langsung melakukan penelaahan untuk mengetahui secara lebih rinci dasar keputusan serta langkah yang harus ditempuh.
Baca Juga
"Ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru," tulis manajemen Persib dalam keterangannya.
Persib memastikan persoalan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Klub juga menegaskan tidak akan mengabaikan keputusan regulator sepak bola dunia tersebut.
Baca Juga
"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius," lanjut manajemen.
Meski sedang menghadapi Registration Ban, fokus Persib untuk menatap musim baru tetap berjalan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah proses registrasi para pemain anyar yang sudah didatangkan untuk memperkuat skuad.
Manajemen menyatakan seluruh pemain baru Persib telah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas manajemen.
Kepastian tersebut menjadi kabar penting bagi Bobotoh mengingat Persib cukup aktif melakukan perombakan skuad menjelang kompetisi 2026/2027. Dengan munculnya status Registration Ban, proses pendaftaran pemain baru menjadi salah satu hal yang paling disorot.
Manajemen pun meminta Bobotoh tidak langsung panik dengan munculnya status tersebut. Klub memastikan persiapan menuju musim baru tetap berlangsung sembari proses penyelesaian kasus dengan FIFA dijalankan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan," kata manajemen.
Persib juga menegaskan setiap persoalan yang muncul akan ditangani secara terukur. Klub tidak ingin persoalan administratif tersebut mengganggu agenda utama tim yang sedang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim depan.
Halaman Selanjutnya
Kasus yang menjadi dasar Registration Ban kali ini berkaitan dengan Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda tersebut mengakhiri masa kerjanya bersama Persib pada Agustus 2022 setelah sebelumnya menangani Maung Bandung sejak 2019.