Pesulap Merah Ungkap Pernah Ditawari Rp200 Juta untuk Tutup Mulut Usai Grebek Dukun Gadungan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

VIVA – Nama Pesulap Merah alias Marcel Radhival kembali menjadi sorotan setelah mengungkap pengalaman mengejutkan yang dialaminya saat membongkar praktik sejumlah dukun yang diduga melakukan penipuan. Tak tanggung-tanggung, ia mengaku pernah ditawari uang dalam jumlah fantastis agar menghentikan aksinya mengungkap praktik tersebut ke publik.

Baca Juga

Pengakuan itu disampaikan Marcel ketika berbincang dalam sebuah podcast bersama komedian Mongol. Awalnya, keduanya membahas fenomena Gunung Kawi yang selama ini kerap dikaitkan dengan ritual pesugihan dan praktik-praktik mistis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari perbincangan tersebut, Marcel kemudian mengungkap pengalaman yang menurutnya menjadi salah satu hal paling mengejutkan selama dirinya aktif mengedukasi masyarakat mengenai praktik perdukunan yang dianggap menyesatkan.

Baca Juga

Pernah Ditawari Uang Hingga Ratusan Juta Rupiah

Dalam podcast tersebut, Mongol menanyakan apakah Marcel pernah mendapat tawaran uang tutup mulut agar berhenti membongkar praktik para dukun. Tanpa ragu, Pesulap Merah mengaku hal tersebut bukan hanya terjadi sekali.

Baca Juga

"Pernah, berkali-kali pernah, sama dukun-dukun yang saya grebek Rp100 juta, Rp200 juta,” ungkap Pesulap Merah yang dikutip dari YouTube C8Podcast pada Jumat, 24 Juli 2026. 

Ritual Gunung Kawi yang Dinilai Janggal

Dalam kesempatan yang sama, Pesulap Merah juga menceritakan salah satu hal yang menurutnya terasa janggal ketika mendatangi lokasi Gunug Kawi. Ia mengungkapkan bahwa ritual yang dilakukan umumnya menggunakan perlengkapan yang hampir serupa.

"Doanya tuh pake dupa, ritualnya dupa dan kembang tiga rupa,” kata Marcel. 

Bantah Dituding "Cuci Tangan" Soal Gunung Kawi

Tak hanya membahas tawaran uang tutup mulut, Marcel juga menyinggung tudingan yang sempat diarahkan kepadanya setelah isu mengenai Gunung Kawi menjadi viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku sempat difitnah oleh sebagian pihak yang menilai dirinya mengubah pernyataan atau mencoba melepaskan tanggung jawab setelah topik tersebut ramai diperbincangkan. Marcel menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

"Saya difitnah katanya cuci tangan, terus omongannya gak konsisten berubah-berubah yang gara-gara bahas Gunung Kawi saya sampe bikin sayembara. Cari omongan saya yang berubah-berubah cari satu bukti saya kasih Rp100 juta cash,” tegas Marcel. 

Halaman Selanjutnya

Pernyataan itu sekaligus menjadi tantangan terbuka dari Pesulap Merah kepada siapa pun yang merasa memiliki bukti bahwa dirinya pernah mengubah pernyataan terkait pembahasan Gunung Kawi.