PLN UP3 Nabire jaga keandalan listrik 74.300 pelanggan - ANTARA News Papua Tengah

Nabire (ANTARA) - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire terus menjaga keandalan layanan listrik bagi 74.300 pelanggan yang tersebar di lima kabupaten wilayah Papua Tengah.

Manager PLN UP3 Nabire Paulinus Mahuse di Nabire, Jumat, mengatakan wilayah layanan tersebut mencakup Kabupaten Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai, dan Intan Jaya dengan kapasitas pembangkit terpasang mencapai 47,55 megawatt (MW).

“Di balik setiap listrik yang kami salurkan, ada kehidupan yang terus bergerak. Ada anak-anak yang belajar, keluarga beraktivitas, pelaku usaha menjalankan bisnis, tenaga kesehatan melayani masyarakat, serta sekolah yang mendidik generasi masa depan,” kata Paul pada peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026.

Ia mengatakan dari total pelanggan tersebut, kelompok rumah tangga mendominasi dengan porsi 87,7 persen dan menyumbang 66,1 persen terhadap pendapatan penjualan listrik.

Menurut dia, kebutuhan listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga mendukung aktivitas masyarakat dan pelayanan publik sehingga keandalan pasokan menjadi bagian penting dari pelayanan PLN.

Ia mengatakan PLN UP3 Nabire terus meningkatkan keandalan dan kualitas pelayanan sekaligus membuka ruang bagi pelanggan untuk menyampaikan kebutuhan maupun keluhan melalui kanal resmi PLN.

“Kami ingin pelayanan PLN di Nabire semakin mudah, cepat, responsif, transparan, dan semakin dekat dengan pelanggan,” ujar dia.

Dalam satu bulan, PLN UP3 Nabire mencatat penjualan listrik sekitar Rp19,6 miliar dengan volume energi yang tersalurkan mencapai 14,65 gigawatt-hour (GWh).

Ia mengakui masih terdapat pemadaman dan proses pelayanan yang perlu diperbaiki sehingga PLN terus melakukan evaluasi berdasarkan keluhan dan kebutuhan pelanggan.

“Kami tidak akan berhenti untuk memperbaiki diri. Kami akan belajar dari setiap keluhan, memperbaiki setiap proses, dan terus mendengarkan kebutuhan pelanggan,” katanya.

Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari mengatakan pelayanan kelistrikan yang aman, andal, dan responsif penting bagi pembangunan daerah karena listrik menunjang aktivitas masyarakat serta perekonomian.

Ia berharap komunikasi antara PLN, pelanggan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terus ditingkatkan agar kebutuhan pelayanan kelistrikan di wilayah pesisir hingga pegunungan dapat ditangani sesuai karakteristik wilayah.

“Pelanggan tidak hanya membutuhkan ketersediaan listrik, tetapi juga pelayanan yang mudah, cepat, ramah, transparan, serta mampu memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi kendala,” ujar dia.

Ia juga mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijaksana dan menjaga keamanan instalasi listrik sebagai bagian dari upaya bersama mendukung keandalan pelayanan kelistrikan di Nabire.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.