PNJ kontribusi cetak tenaga ahli industri 51.016 alumni - ANTARA News Megapolitan

Depok (ANTARA) - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menambah daftar panjang kontribusi bagi industri, dengan telah mencetak total 51.016 alumni, dengan rincian 31.853 lulusan di bidang Rekayasa dan 19.163 lulusan di bidang Tata Niaga.

"Di antara para lulusan tersebut, terdapat 129 wisudawan yang merupakan hasil dari Program Kerja Sama Pendidikan langsung dengan mitra industri," kata Direktur PNJ, Syamsurizal usai acara wisuda di Balairung Universitas Indonesia, Sabtu.

PNJ saat ini melantik 2.437 lulusan tahun akademik 2025/2026, yang terdiri atas 1.420 wisudawan dan 1.017 wisudawati.

"Prestasi gemilang dan efektivitas sistem pendidikan vokasi PNJ tercermin sangat kuat pada tingkat keterserapan lulusan," katanya.

Sebanyak 907 lulusan, atau mencapai 41 persen dari total wisudawan hari ini, telah berstatus bekerja atau berwirausaha bahkan sebelum mereka resmi menerima ijazah.

Rinciannya, 863 lulusan telah diserap oleh berbagai perusahaan nasional maupun multinasional terkemuka, sementara 44 lulusan lainnya mantap membangun bisnis wirausaha.

"Artinya, 4 dari 10 lulusan PNJ telah memasuki dunia kerja atau membangun usaha bahkan sebelum resmi menyandang gelar," katanya.

Reputasi PNJ sebagai kampus vokasi berdaya saing global semakin kokoh dengan capaian Akreditasi Institusi berpredikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), di mana 16 Program Studi di dalamnya turut meraih predikat Unggul.

Di kancah global, PNJ juga memiliki 4 program studi yang telah tersertifikasi akreditasi internasional secara ketat dari IABEE dan ASIIN.
Ekspansi kemitraan global (international mobility) juga terus menunjukkan tren positif.

Sebanyak 179 mahasiswa PNJ pada tahun ini mendapatkan pengalaman akademik dan profesional berharga melalui program magang internasional (international internship) dan pertukaran mahasiswa (student exchange).

Deretan institusi dan perusahaan mitra global tersebut meliputi PT. Liugong, National United University, Liuzhou Polytechnic University (LZPU), Gumi University, St. John's University, dan Minghsin University of Science and Technology.

Konsistensi dan dedikasi atas kolaborasi ini dibuktikan dengan raihan medali Silver Winner pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 untuk sub-kategori Perguruan Tinggi dengan Kerjasama Internasional Terbaik.

Syamsurizal membekali para lulusan dengan tiga pilar kunci untuk menaklukkan dinamika masa depan, taitu Integritas (Integrity)yang merupakan fondasi utama untuk senantiasa memegang teguh kejujuran di tengah berbagai tantangan bangsa.

Ketangguhan (Resilience): Kekuatan mental untuk bertahan, bangkit, dan kembali melangkah tegak laksana rumah dengan fondasi kokoh yang tidak mudah runtuh diterpa badai.

Kelincahan Beradaptasi (Agility): Kemampuan lincah untuk terus belajar dan secara adaptif mengubah tantangan zaman menjadi peluang yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Para wisudawan diharapkan agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan harus hadir membawa solusi, menciptakan peluang, dan menjadi sosok penggerak perubahan yang tangguh demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," katanya.

Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.