Jumat, 31 Juli 2026 - 15:49 WIB
Jakarta, VIVA – Polisi mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya yang terjadi di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin, 13 Juli 2026.
Baca Juga
Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat mengaku telah mengetahui identitas orang-orang yang diduga membawa Jesslyn dari lokasi kejadian. Mereka disebut merupakan orang suruhan ibu korban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Heri Saputra mengatakan dugaan tersebut diperoleh dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi.
Baca Juga
"Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," kata Roby, Jumat, 31 Juli 2026.
Roby menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran, setelah meninggalkan lokasi kejadian Jesslyn diduga sempat menuju Semarang sebelum bertolak ke luar negeri.
Baca Juga
Menurut dia, Jesslyn kemudian terbang dari Bandara Ahmad Yani menuju Malaysia dan melanjutkan perjalanan ke Bangkok bersama ibu dan bibinya.
“Jeslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya,” tuturnya.
Meski keberadaan Jesslyn telah diketahui, polisi masih berupaya memperoleh keterangan langsung dari atlet golf tersebut untuk memastikan kronologi yang sebenarnya.
Roby mengatakan penyidik telah menerima video testimoni dari Jesslyn, namun masih mengagendakan komunikasi secara langsung melalui panggilan video.
“Untuk keberadaannya, sudah ada video testimoni. Namun, kami masih meminta untuk komunikasi langsung by Zoom meeting atau melalui video call kepada Jesslyn. Kita jadwalkan hari ini sudah bisa terhubung langsung dengan Jesslyn yang sedang berada di luar negeri melalui Zoom meeting dan video call,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap Jesslyn meninggalkan Indonesia bersama ibu dan bibinya sehari setelah insiden yang dilaporkan sebagai dugaan penculikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“(Jesslyn pergi) Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur lalu ke Bangkok,” ungkap Roby kepada wartawan, Kamis, 23 Juli 2026.
Hingga kini, polisi masih belum menyimpulkan apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur tindak pidana penculikan. Penyidik masih menunggu klarifikasi langsung dari Jesslyn maupun keluarganya.
Halaman Selanjutnya
"Saat ini belum ada komunikasi sama keluarganya maupun Jesslyn. Jadi belum bisa kita pastikan apakah penculikan atau bukan,” ujar Roby.