Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, menutup sejumlah ruas jalan protokol Cianjur selama Cianjur Fest 2026 digelar Sabtu (22/8), dimana arus lalulintas di arahkan ke sejumlah jalur alternatif dalam kota.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Jumat, mengatakan rangkaian Cianjur Fest 2026 yang diikuti sebanyak 86 rangkaian peserta akan melintasi 10 ruas jalan protokol di Cianjur.
Rute yang dilalui Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Prof Moch Yamin, Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Mangunsarkoro, Jalan A Sucipta, Jalan Siliwangi, Jalan Siti Jenab, Jalan Otista, Jalan Taifur Yusuf, dan Jalan Suroso.
"Ruas jalan yang dilalui peserta Cianjur Fest akan ditutup sementara dan kendaraan dialihkan ke jalur alternatif, dimana sekitar 300 petugas gabungan disiagakan guna mengatur kelancaran kegiatan," katanya.
Pihaknya memastikan rangkaian acara dalam rangka Hari Jadi Cianjur ke-349 dan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia yang digelar dengan menghadirkan iring-iringan seni dan budaya khas Cianjur berjalan aman, tertib, dan lancar hingga tuntas.
"Kami mengarahkan pengendara yang tidak ingin terjebak kemacetan untuk menghindari sejumlah jalur yang ditutup selama kegiatan berjalan, petugas akan berupaya memecah antrean kendaraan dengan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif," katanya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Cianjur Yudha Azwar di Cianjur, mengatakan Cianjur Fest 2026 diikuti sekitar 1.000 peserta terdiri dari 36 rangkaian kendaraan hias, 32 rangkaian kesenian dari setiap kecamatan, dan 18 rangkaian lainnya dari komunitas.
Karnaval tersebut digelar mulai Sabtu pagi melintas di beberapa ruas jalan protokol, sehingga masyarakat atau wisatawan dapat menonton di pinggir jalan protokol, dan ditutup malam hari dengan acara hiburan.
"Helaran budaya tidak sebatas menjadi hiburan bagi warga api untuk mengenalkan kebudayaan dan kesenian khas Cianjur pada wisatawan yang datang, sehingga dapat mendongkrak perekonomian, dimana perputaran uang diperkirakan mencapai miliaran rupiah," katanya.
Pewarta: Ahmad Fikri
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.