Prabowo: Gaji hakim harus diperbaiki untuk berantas korupsi - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan gaji hakim harus terus diperbaiki sebagai bagian dari upaya pemerintah memberantas korupsi dan mencegah hakim menerima suap.

Prabowo dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat malam, mengatakan pemerintah juga perlu memperbaiki kesejahteraan guru.

"Gaji-gaji guru harus diperbaiki, gaji-gaji hakim harus diperbaiki karena kita mau menghabiskan korupsi," katanya.

Prabowo mengatakan peningkatan kesejahteraan hakim diperlukan untuk menjaga integritas lembaga peradilan dan mencegah hakim dipengaruhi melalui praktik suap.

"Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok. Kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli," tegasnya.

Selain guru dan hakim, Kepala Negara mengatakan pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan.

"Perawat-perawat kita harus diurus, dokter-dokter kita harus diurus," ujarnya.

Prabowo kemudian menyinggung berbagai pekerjaan yang dilakukan pemerintah selama hampir dua tahun terakhir.

Menurut dia, pemerintah terus bekerja untuk menyelesaikan berbagai persoalan karena kebutuhan masyarakat tidak dapat menunggu.

"Keberhasilan kita banyak karena kita kerja terus, kita kerja terus dua tahun ini," katanya.

Prabowo mengakui pemerintah pada akhirnya mendapat penilaian kurang berkomunikasi kepada publik.

Menurut dia, hal tersebut terjadi karena pemerintah lebih banyak berfokus menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan jembatan di desa hingga perbaikan sekolah.

"Kurang berkomunikasi karena kita kerja terus. Kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi," katanya.

Sebagai latar, pemerintah sebelumnya telah menaikkan penghasilan hakim setelah selama 12 tahun tidak mengalami kenaikan.

Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Juli 2026 mengatakan kenaikan penghasilan hakim pada beberapa jenjang mencapai sekitar 280 persen.

Menurut Prabowo, peningkatan kesejahteraan tersebut diperlukan agar hakim dapat hidup layak, menjaga kehormatan profesinya, dan tidak mudah disuap.

Pemerintah juga mengarahkan penyediaan rumah bagi hakim dan aparatur peradilan sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan mereka.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo kaitkan kesejahteraan hakim dengan pemberantasan korupsi

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.