Bagikan:
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta persoalan sampah di seluruh Indonesia diselesaikan dalam waktu satu tahun. Ia menilai kebersihan kota, sungai, dan lingkungan menjadi syarat penting jika Indonesia ingin menarik lebih banyak wisatawan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Kamis, 30 Juli.
Prabowo awalnya berbicara soal pentingnya pariwisata bagi ekonomi rakyat. Menurut Presiden, satu wisatawan asing yang datang ke Indonesia dapat menggerakkan banyak mata rantai ekonomi, dari petani, pelaku logistik, pengolah, pengemas, hingga penjual di restoran dan kafe.
“Satu wisatawan asing datang ke negara kita, minum secangkir kopi, petani kopi hidup,” kata Prabowo.
Ia menyebut satu wisatawan bahkan bisa menghidupkan 10 sampai 15 orang. Karena itu daerah harus menjaga daya tarik wisata, mulai dari budaya, keindahan alam, hingga suasana kota.
BACA JUGA:
Namun, Prabowo menegaskan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan bangunan bersejarah dan alam indah. Kota juga harus bersih.
“Makanya sampah menjadi prioritas kita,” ujarnya.
Prabowo meminta gubernur, bupati, wali kota, dan seluruh instansi menjaga kebersihan di wilayah masing-masing. Ia juga meminta sungai dan kali dibersihkan.
“Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia. Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih,” kata Prabowo.
Selain sampah, Prabowo menyoroti pentingnya menjaga alam. Ia meminta pohon tidak ditebang sembarangan. Jika perlu, Indonesia menanam ratusan juta pohon baru.
Prabowo juga menyinggung estetika bangunan. Ia mengatakan Indonesia perlu menjaga wajah kota dan kampung agar terlihat lebih asri, bersih, dan terawat.
Ia bahkan menyoroti penggunaan seng yang mudah berkarat. Menurut Prabowo, karat dan sejumlah bahan bangunan tertentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
“Seng ini cepat berkarat. Karat ini tidak baik untuk kesehatan,” ujarnya.
Prabowo mengaitkan pesan itu dengan revitalisasi stasiun oleh KAI. Menurutnya, upaya memperbaiki ratusan stasiun tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi daya tarik wisatawan.
Ia mengatakan orang datang ke Jawa Tengah untuk melihat Borobudur, ke Yogyakarta untuk melihat Prambanan, dan bisa datang ke berbagai daerah karena sejarah serta budaya.
Bagi Prabowo, kebersihan, pelestarian bangunan lama, dan layanan transportasi harus berjalan bersama. Ia ingin wajah Indonesia berubah menjadi lebih bersih, indah, dan nyaman.
“Tidak boleh ada sampah yang liar. Tidak boleh ada gedung yang tidak terawat. Tidak boleh ada karat di mana-mana,” kata Prabowo.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+