Moehamad Dheny Permana
| 30 Juli 2026, 20:25 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 unit KPR subsidi dan penyaluran KUR Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Kamis (30/7/2026).
AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Kamis (30/7/2026).
Peresmian dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side, Batang, Jawa Tengah, dan dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan peserta di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.
Sebelum acara dimulai, Presiden meninjau rumah contoh serta rumah subsidi yang telah dihuni penerima manfaat KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kedatangannya disambut antusias oleh warga.
Presiden juga berdialog melalui konferensi video dengan sejumlah debitur yang mengikuti akad massal dari berbagai daerah.
Dialog tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan baik sekaligus menyerap langsung pengalaman para penerima manfaat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada empat penerima KPR subsidi.
Presiden juga menyerahkan bantuan kepada empat penerima KUR Perumahan yang berasal dari berbagai profesi dan asosiasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan akad massal tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak.
"Kita bisa hadir di acara Akad Massal 62 ribu Unit KPR Rumah Bersubsidi yang digelar secara serentak di 165 titik, tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi seluruh Indonesia," kata Prabowo.
Menurut Presiden, penyediaan rumah layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi negara.
Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat program pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah sendiri.
Baca Juga: Prabowo: Kereta Api Harus Layani Rakyat, Jangan Tinggalkan Kota-kota Kecil