Prajurit Kodim 1702/Jayawijaya bantu penanganan karhutla di Wouma
Sabtu, 5 September 2026 05:48 WIB
Prajurit Kodim 1702/Jayawijaya, Polres Jayawijaya dan petugas Damkar Kabupaten Jayawijaya berkolaborasi dalam memadamkan api di kawasan hutan di Kampung Wouma, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/HO-Dok Kodim 1702 Jayawijaya.
Wamena (ANTARA) - Prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 1702/Jayawijaya, Papua Pegunungan, Bu membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kampung Wouma, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya.
Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letnan Kolonel Infanteri Ilham Datu Ramang di Wamena, Jumat, mengatakan prajurit Kodim bergabung dengan anggota Polres Jayawijaya dan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jayawijaya membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Wouma.
"Kebakaran yang terjadi di lahan masyarakat tepatnya di depan Puskesmas Wouma, Jalan Trans Wouma–Kurima tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih 1 hektare,” katanya.
Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik TNI, Polri maupun masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih dalam kondisi angin kencang. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat sehingga tidak meluas dan membahayakan permukiman maupun masyarakat," ujarnya.
Dandim mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Papua Pegunungan.
"Kami berharap masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan dapat bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan jangan membakar sembarangan pada musim kemarau saat ini karena dapat menyebabkan kebakaran yang luas," katanya.
Dia menambahkan peristiwa karhutla itu diketahui setelah salah seorang saksi bernama Roy Asso melihat titik api di lahan masyarakat dan segera menghubungi Damkar Kabupaten Jayawijaya.
Kondisi angin kencang menyebabkan api dengan cepat membesar dan merambat mendekati permukiman warga.
"Mendapat laporan tersebut, tiga unit mobil Damkar Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan satu unit mobil pemadam kebakaran TNI AD milik Kodim 1702/Jayawijaya yang dipimpin Pasilog Kodim 1702/Jayawijaya Kapten Inf Arman Rajun tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemadaman," ujarnya.
Dandim menyampaikan proses pemadaman sempat terkendala kondisi angin kencang yang menyebabkan kobaran api kembali membesar dan bergerak ke arah timur mendekati permukiman warga.
Namun, respons cepat dan sinergi TNI, Polri, serta Damkar, membuat api akhirnya berhasil dipadamkan.
"Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan untuk kebun dengan cara membakar. Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pendalaman lebih lanjut," katanya.
Dukungan pengamanan juga diberikan dua SST Polres Jayawijaya yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP Edy Tohir Sabara serta satu SST Brimob Kompi D Wamena/Sat Brimob Polda Papua yang dipimpin Kanit Patroli Brimob Kompi D Wamena Brigpol Kalvin.
Personel Brimob melaksanakan pengamanan ring luar untuk memastikan proses pemadaman berjalan aman dan lancar.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026